Isu Perselingkuhan Anggota DPRD Batubara dengan Istri Keponakan, Terungkap dari Isi Chat

0
3
Ilustrasi dugaan perselingkuhan. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Dijual Rumah

Batubara, buktipers.com – Isu dugaan perselingkuhan oknum anggota DPRD Batubara berinisial DS ramai menjadi pergunjingan publik.

Tidak hanya menjadi perbincangan mulut ke mulut, indikasi perbuatan asusila oknum pejabat publik itu juga sudah santer di media sosial.

Informasi dihimpun, DS diduga berselingkuh dengan LA yang disebut-sebut merupakan istri keponakannya.

Kasus itu terkuak sejak LA tidak pulang ke rumah di Dusun Mekar Sari, Desa Tanjung Sri, Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batubara, Sumatra Utara.

Namun setelah pulang, LA didatangi seorang yang bertaut keluarga dengannya untuk menanyakan dugaan perselingkuhan. Belum sempat menerima jawaban, LA keburu lari meninggalkan rumah dengan membawa anaknya.

Namun apesnya, saat hendak keluar rumah HP milik LA terjatuh dan tertinggal di rumah.

Dari HP tersebut terungkap isi chat antara DS dan LA. Isi percakapan di akun WhatsApp LA menguatkan sinyalemen adanya perselingkuhan DS dan LA.

Bahkan diisukan, isi chat DS ada pula menyebutkan ‘keistimewaan’ benda sensitif milik LA. Sekretaris DPC PDI-P Kabupaten Batu Bara Jalasmar Sitinjak yang dikonfirmasi membenarkan isu dugaan perselingkuhan DS dengan oknum perempuan yang berstatus istri orang berinisial LA.

Dia mengatakan telah memanggil DS guna mengklarifikasi isu yang beredar.

“Sudah kami panggil, DS mengaku ada hubungan dengan LA. Ya hubungan antara laki-laki dan perempuan lah. DS mengaku hubungan itu sudah lama,” ujar Saragih, Selasa (31/8/2021).

Sejauh ini parpol belum mengambil sikap, sebab ada kabar kalau kasus itu sudah dilaporkan ke kepolisian.

“Namun saat ini masih diupayakan penyelesaian secara kekeluargaan, ” kata Sitinjak.

Sementara itu Ketua DPRD Batu Bara Mhd Safi’i saat dikonfirmasi mengaku akan mengklarifikasi dugaan tersebut kepada oknum yang bersangkutan.

Sebab kata Safi’i sampai saat ini belum ada laporan resmi ke pihaknya.  “Jika terbukti maka secara kelembagaan kami akan mengenakan sanksi sesuai ketentuan,” katanya.

 

Sumber : iNews.id