Jadikan Rumahnya Tempat Pesta Narkotika, Warga Menggala Ditangkap Polisi

0
161
Pelaku tampak tertunduk saat diperlihatkan Polisi.
Dijual Rumah

Tulang Bawang, buktipers.com – Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Tulang Bawang, melakukan penggerebekan di sebuah rumah yang sering dijadikan tempat pesta Narkotika Golongan I.

Plh Kapolres Tulang Bawang, AKBP Ronalzie Agus, SIK, melalui Kasat Narkoba, Iptu Boby Yulfia, SH, MH  mengatakan, tindakan tersebut dilakukan pada Selasa (13/8/2019), lalu, sekira pukul 13.00 WIB, di sebuah rumah, di Jalan Cemara, Lingkungan Gunung Sakti, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang.

“Di sana, petugas  berhasil menangkap seorang pelaku penyalahguna Narkotika, berinisial DS (18), berprofesi wiraswasta, yang sekaligus merupakan pemilik rumah,” ujar Iptu Boby, Kamis (15/8/2019).

Selain itu, juga turut disita barang bukti, berupa tabung kaca pyrex, dua buah plastik klip kecil kosong, empat buah pipet, pipet yang ujungnya runcing (sekop), jarum, alat hisap sabu (bong) yang terbuat dari botol kaca, bong yang terbuat dari minuman gelas merk grand, kantong kain berwarna abu-abu, plastik putih berlogo Indomaret dan HP (handphone) Nokia warna putih, paparnya.

Sebelumnya, petugas memang telah mendapatkan informasi, bahwa di rumah tersebut sering dijadikan tempat pesta narkotika jenis sabu. Berbekal informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenarannya.

Setelah dipastikan ada penghuninya, petugas  langsung melakukan penggerbekan dan penggeledahan.

Dari tempat kejadian perkara (TKP), berhasil ditangkap seorang pelaku, serta berhasil disita barang bukti.

Saat ini, pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulang Bawang dan akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, kata Kasat.

Tersangka terancam, dipidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1 Miliar dan paling banyak Rp. 10 Miliar, tegasnya.

(Jun)