Jaga Integritas, Bawaslu Larang Panwas Bertemu Paslon Diam-Diam

0
8
Ilustrasi Pilkada 2020. (Net)
Dijual Rumah

Jakarta, buktipers.com –  Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja melarang Panitia Pengawas (Panwas) bertemu dengan pasangan calon atau tim pemenangan pada Pilkada Serentak 2020 secara diam-diam. Menurutnya, hal itu bisa menimbulkan kecurigaan dan celah untuk melakukan pelanggaran netralitas penyelenggara pemilu.

“Pertemuan diam-diam bisa menjadi masalah. Maka seluruh jajaran Bawaslu harus hati-hati,” katanya dalam keterangan tertulis yang dikutip, Senin (2/11/2020).

Bagja mengatakan, imbauan tersebut bukan bermaksud Bawaslu melarang Panwas untuk bertemu dengan peserta pilkada dan tim pemenangan. Bawaslu, kata dia, tetap membuka pintu bagi semua stakeholder yang ingin konsultasi atau menanyakan beberapa hal yang dianggap kurang jelas terkait persoalan Pilkada.

Menurut dia, sebagai penyelenggara pemilu memiliki kewajiban untuk memberi pendidikan pemilu kepada para pihak terkait.

“Jangan sampai putus komunikasi dengan paslon dan timses. Layani dengan baik. Mereka perlu dibimbing. Jangan sampai mereka langgar aturan karena tidak tahu,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kode etik merupakan landasan moral dan menjadi pedoman perilaku bagi penyelenggara pemilu. Di dalamnya terdapat aturan tindakan patut atau tidak patut yang dilakukan penyelenggara pemilu. Oleh karena itu, dia meminta penyelenggara  patuh dan jangan mencoba untuk melanggar, karena ada sanksi yang akan dikenakan sesuai dengan tindakan yang dilakukan.

“Kami minta majelis DKPP berikan peringatan kepada seluruh jajaran Bawaslu agar hati-hati dalam menangani pelanggaran pemilu. Harus sesuai standar operasional prosedur yang ada,” katanya.

 

Sumber : iNews.id