Jagoannya Gagal Daftar, NasDem Bakal Menangkan Kotak Kosong di Gunungsitoli

0
1
Ketua DPW NasDem Sumut Iskandar (kiri) (Ahmad Arfah/detikcom)

Medan, buktipers.com – Partai NasDem menyatakan dukungan kepada kotak kosong di Pilkada Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara (Sumut). NasDem mengatakan akan memenangkan kotak kosong di Pilkada nanti.

“Sekarang ini kan kotak kosong, paslon yang mendaftar di KPUD Gunungsitoli hanya satu, yaitu petahana. Karena calon yang kita usung nggak dapat partai koalisi, sehingga otomatis tidak mendaftar,” kata Ketua DPW NasDem Sumut Iskandar, Senin (7/9/2020).

“Jadi sikap NasDem adalah mendukung kotak kosong. Bukan hanya mendukung, memenangkan kotak kosong. Dalam artinya kita akan melakukan kerja-kerja menyosialisasikan kotak kosong dengan sesuai aturan KPU,” imbuhnya.

Iskandar mengatakan dukungan kepada kotak kosong ini merupakan aspirasi kader NasDem di Gunungsitoli. Dia mengklaim pihaknya mendukung kotak kosong juga karena mendengar aspirasi dari masyarakat.

“Tentu saja kader dan pengurus kita juga mendengar aspirasi dari masyarakat, bahwasanya di Gunungsitoli itu diperlukan perubahan,” jelasnya.

Iskandar menjelaskan pihaknya merekomendasikan 22 dari 23 pasangan calon kepala daerah se-Sumut. Dari ke-22 pasangan calon itu, 1 masih dalam proses untuk bisa mendaftar di KPU, yaitu Soekirman dan Ryan, di Pilkada Serdang Bedagai.

“Nanti kan ada perpanjangan jika hanya satu calon, kita yakin bisa mendaftar,” jelas Iskandar.

Pasangan calon ini gagal mendaftar karena rekomendasi PAN yang dibawanya sudah terlebih dahulu dibawa oleh pasangan calon lain. Untuk itu, Iskandar mengatakan pihaknya akan membentuk tim hukum untuk mendampingi pasangan Soekirman dan Ryan jika masih tidak bisa mendaftar ke KPU.

“Kita akan siapkan tim hukum jika nanti prosesnya harus ke Bawaslu,” paparnya.

Sebelumnya, NasDem sudah memberikan rekomendasi kepada Martinus Lase dan Hadirat Gea untuk maju di Pilkada Gunungsitoli. Namun, karena dukungan hanya diberikan NasDem, yang memiliki 2 kursi di DPRD, calon ini gagal mendaftar ke KPU. Syarat yang dibutuhkan adalah 20 persen dari jumlah anggota DPRD, yaitu 5 kursi.

Calon lainnya adalah pasangan Lakhomizaro Zebua dan Sowa’a Laoli. Calon petahana ini menjadi satu-satunya yang mendaftar di KPUD Gunungsitoli.

 

Sumber : detik.com