Beranda Sumut Jalan Sidikalang-Jumateguh Semakin Porak Poranda, Rawan Kecelakaan

Jalan Sidikalang-Jumateguh Semakin Porak Poranda, Rawan Kecelakaan

121
0
Aspal terkelupas dan batu kerikil bertaburan, di badan jalan. (Foto/Berman)
Loading...

Buktipers.com – Dairi (Sumut)

Kondisi jalan Sidikalang-Jumateguh, Kecamatan Siempatnempu, Kabupaten Dairi, semakin memprihatinkan. Aspal terkelupas dan batu kerikil bertaburan, di badan jalan. Kondisi jalan tersebut, tentu sangat rawan kecelakaan, sehingga pengendara harus ekstra hati-hati, ketika melewatinya agar terhindar dari kecelakaan.

Menurut warga setempat, kondisi jalan tersebut semakin parah karena setiap harinya, puluhan  truk pengangkut galian ‘C’ hilir mudik melewatinya. Diduga kelas jalan tidak sesuai dengan muatan truk , membuat badan jalan semakin rusak.

Situmorang, salah seorang warga, mengatakan, kelas jalan tersebut adalah III-C dengan maximum 5 ton, tapi truk yang melewatinya bahkan ada yang bermuatan hingga hampir  10 ton. Sehingga badan jalan tidak sanggup menahan bobot yang berlebihan, membuat aspal banyak yang terkelupas dan batu kerikil bertebaran di badan jalan. Apalagi bagi pengendara sepeda motor, tentu saja setiap waktu dapat mengundang kecelakaan bila tidak hati-hati.

Baca Juga!  Anak Petani Asal Dairi Robinson Sinurat, Lulus S2 Universitas Ternama di AS
Kondisi jalan Sidikalang-Jumateguh, Kecamatan Siempatnempu, Kabupaten Dairi, semakin memprihatinkan. (Foto/Berman)

Warga lainnya juga mengatakan, seharusnya Pemerintah membangun jalan satu paket dengan drainase (parit  saluran air), sehingga setiap hujan air yang datang dari hulu tidak menggenangi badan jalan.

Pantauan di lokasi, Senin (14/1/2019), sepanjang jalan  belum semua dibangun drainase. Sehingga badan jalan banyak tergenang air dan terjadi pengikisan aspal ketika dilalui truk, akibatkan batu kerikil bermunculan di sepanjang badan jalan.

Bila musim kemarau, abu beterbangan seperti kabut dan dapat menggangu kesehatan, terutama pernafasan warga setempat. Tapi para pengusaha angkutan galian C seakan tidak perduli, walau warga mengeluhkan kondisi jalan. (Berman)

Loading...