Jalan Sirandorung Rantauprapat Sumut Rusak Parah, Warga Ancam Gugat Pemerintah

0
3
Jalan Sirandorung Rantauprapat Sumut Rusak Parah. Foto: Ahmad Fauzi Manik-detikcom
Dijual Rumah

Jakarta, buktipers.com – Jalan Sirandorung merupakan jalan dengan kerusakan terparah di Rantauprapat, Sumatera Utara (Sumut). Jalan ini berhubungan langsung dengan Jalan Adam Malik yang merupakan jalan lingkar sebagai jalur lintas Sumatera.

“Sampai hari ini saya masih melihat truk-truk besar bebas masuk ke Jalan Sirandorung. Setiap hari dan jumlahnya cukup banyak,” kata Amin Wahyudi Harahap, seorang pengusaha kuliner di Jalan Sirandorung, Sabtu (6/3/2021).

Untuk masuk ke pusat perdagangan kota Rantauprapat, Jalan Sirandorung merupakan Jalur utama dari Jalan Adam Malik. Karena itu Jalan Sirandorung merupakan jalur vital perdagangan di Rantauprapat.

Sebagai jalan kabupaten, kata Amin seharusnya pemerintah melarang truk-truk besar untuk melintas Jalan Sirandorung. “Daya dukungnya kan jelas beda dengan Jalan provinsi. Ya harus diaturlah,” tambah dia.

Amin menambahkan, warga di Jalan Sirandorung yang paling merasakan dampak jalan rusak tersebut, akan melakukan aksi protes kepada pemerintah. Dia mengatakan akan lebih dulu melakukan dialog dengan pemerintah, bila hal tersebut tidak berhasil maka akan dilakukan gugatan.

“Terlebih dahulu kami akan berdialog. Namun jika tidak ditanggapi kami akan menggugat, sesuai dengan UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkatan Jalan,” sebutnya.

Plt Kadis PUPR Ihsan Rambe, beberapa waktu yang lalu pernah mengatakan bahwa daya dukung jalan Kabupaten hanya maksimal 8 ton saja. Namun tidak adanya larangan bagi truk masuk kota.

“Di seputaran kota, selain di jalan Provinsi, kapasitas maksimalnya hanya 8 ton,” katanya.

“Tak ada larangan truk masuk kota, hanya jam nya saja yang harus diperhatikan,” kata Kadis Perhubungan, Tuahta Saragih, menjawab pertanyaan wartawan mengenai bebasnya truk bermuatan melebihi 8 ton masuk ke dalam kota.

Berdasarkan pantauan detikcom, Sabtu (6/3), truk-truk tronton yang muatannya berkisar 20 ton, masih bebas hilir mudik di jalanan kota Rantauprapat. Seperti di Jalan Agus Salim, terlihat 3 truk tronton parkir di sisi jalan, sedang menurunkan muatannya.

“Itu truk pengangkut pupuk, dan disitu gudangnya. Agak kesana sedikit itu gudang sembako. 2 truk itu mungkin baru selesai menurunkan muatannya,” kata Doni, seorang warga yang berdomisili di sekitar Jalan Agus Salim, Rantauprapat.

 

Sumber : detik.com