Jejak Kopda Muslimin Bandar Togel dari Semarang Sebelum Meninggal

0
3
Kopda Muslimin/Foto: TNI AD
Dijual Rumah

Jakarta, buktipers.com – Kopda Muslimin memperintahkan eksekutor untuk membunuh istrinya sendiri, Rini Wulandari, istri TNI di Jalan Cemara III Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Mereka dijanjikan dengan imbalan uang tunai Rp200 juta dan sebuah mobil Toyota Yaris. Imbalan yang akan diberikan kepada pelaku tidak sebandig dengan pendapatan yang diterimanya sebagai Tamtama TNI.

Kopda Muslimin sendiri ditemukan tewas di rumah orangtuanya di Kendal, Jawa Tengah, Kamis (28/7/2022). Diketahui Kopda Muslimin mendatangi rumah orangtuanya pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB.

Berdasarkan laporan kronologi yang didapat dari Dandim 0715/Kendal, sekira pukul 05.30 WIB Kopda Muslimin datang ke rumah orangtuanya dengan mengendarai motor Mio J AA 2703 NC.

Setelah mengetuk pintu dan dibuka oleh bapaknya atas nama Mustakim, lalu Kopda Muslimin masuk ke kamar belakang menemui kedua orangtuanya serta sempat memohon maaf dalam keadaan muntah-muntah, dan kemudian Kopda Muslimin berbaring di tempat tidur.

Selanjutnya pada pukul 07.00 WIB, Kopda Muslimin ditemukan meninggal dunia oleh orang tuanya di tempat tidur. Mengetahui kejadian tersebut adik korban Novi langsung melaporkan kepada Kodim 0715/Kendal.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman akan melakukan Kopda Muslimin (M), otak pelaku penembakan terhadap istrinya, Rina Wulandari, meninggal dunia di rumah orang tuanya di Kelurahan Trompo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

“Akan dilaksanakan autopsi dan visum et repertum untuk mengetahui penyebab kematiannya,” kata Kasad Dudung, Kamis (28/7/2022).

Menurut dia, TNI AD akan mengerahkan personel untuk melakukan autopsi dan visum jasad Kopda Muslimin. “Sudah pasti (dilibatkan) personel TNI AD,” katanya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol M Iqbal Alqudussy mengatakan, Tim gabungan masih menelusuri asal muasal kekayaan prajurit berpangkat Kopral Dua itu.

“Jadi selain Rp 120 juta itu kalau penembakan itu berhasil maka akan diberi bonus. Total (upah) Rp 200 juta tapi baru dikasih Rp 120 juta plus mobil Yaris. Ya total Rp 400 juta.Kita akan selidiki (kekayaannya), tapi soal itu tanyakan ke Pendam ya,” kata Iqbal, beberapa waktu lalu.

Kekayaan Kopda Muslimin diduga dari mengelola tempat judi togel. Dari pekerjaan sampingannya itu, Kopda Muslimin mengenal salah satu eksekutor bernama Sugiono alias Babi.

Babi mengenal Kopda Muslimin karena istrinya bekerja di konter ponsel dan judi togel yang dikelola Kopda Muslimin.

 

Sumber : Okezone.com