Beranda Sumut Jelang Arus Mudik Lebaran, Jalinsum Siantar – Parapat masih Rusak

Jelang Arus Mudik Lebaran, Jalinsum Siantar – Parapat masih Rusak

212
0
Kondisi Jalinsum Siantar-Parapat masih tampak berlubang alias rusak parah, tepatnya di Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipang Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. (Foto/Stg)

Buktipers.com – Simalungun (Sumut)

Menjelang arus mudik lebaran 2019, kondisi Jalinsum Siantar-Parapat masih tampak berlubang alias rusak parah, tepatnya di Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipang Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Melhat kondisi itu, para pemudik diharapkan agar berhati-hati saat melalui jalur tersebut.

Hal itu sesuai dengan pengamatan buktipers.com, Senin (13/5/2019).

Dan salah satu yang cukup parah, terdapat di Nagori Sibaganding, tepatnya di depan Rumah Makan Putra Kembar Panatapan.

Salah seorang warga Panatapan, Herlina Butar-Butar (46) yang bermukim di pinggir Jalinsum Parapat, mengeluhkan kondisi jalan rusak itu apalagi saat musim hujan, dan posisnya tepat di depan rumahnya.

Menurut Herlina, jalan rusak itu sangat membahayakan pengguna jalan. Apalagi, jalan tersebut  dipadati kendaraan berat, seperti truk pengangkut kayu, dan bus antar pulau dan antar provinsi. Belum lagi truk PT Aquafarm Nusantara yang setiap harinya melintas, membawa ikan nilanya dengan mengunakan truk tangki dan selalu mengeluarkan sumburan air dari bak mobil tersebut, ungkapnya.

Baca Juga!  PTPN IV Tanah Raja Tanam Sawit Perdana Seluas 212,6 Ha  

Parahnya lagi, sekitar tiga bulan yang lalu, penambalan aspal dilakukan pada bahu jalan yang berlubang itu, tetapi sekarang sudah berlubang lagi.

“Saya sendiri harus menjaga kecepatan kalau melintasinya karena lubangnya cukup dalam dan kendaraan di daerah ini biasanya cukup padat, pada lima hari sebelum lebaran,” ujar Herlina lagi.

Menurutnya, pemerintah harus tanggap, karena mudik sudah menjadi kebutuhan setiap orang menjelang hari raya.

Belum lagi Jalinsum ini,  merupakan jalan menuju kota wisata kota Parapat dan ke Pelabuhan Ferry Ajibata yang hendak menyembrang ke Pulo Samosir.

Perempuan ini juga berharap kepada pemerintah agar segera membuat saluran drainase atau pipa dari bawah badan jalan, sehingga badan jalan tidak selalu tergenang air, khususnya pada musim penghujan.

Baca Juga!  Lapor Pak Bupati, Jalan Di Simpang Padang Mahondang Ke Padang Mahondang Rusak Berat

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Parapat, Ipda M Matondang mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) untuk melakukan penambalan di beberapa titik jalan yang berlubang dan akan secepat dikerjakan agar nantinya pada saat hari ‘H’,  pengguna jalan nyaman menggunakan Jalinsum Parapat-Siantar untuk berwisata ke kota Parapat.

Sementara itu, Anwar dari PT Bumi Karsa, selaku rekanan pengerjaan Jalinsum Parapat, melalui selulernya mengatakan, pihaknya akan segera meninjau lokasi jalan yang kerap tergenang air, agar dapat diatasi segera. Karena genangan air tersebut dapat mempercepat rusaknya badan jalan, tandasnya.

“Kita juga akan menutup seluruh jalan yang berlubang, agar para pemudik bisa menggunakan jalan dengan baik,”kata Anwar.

Baca Juga!  Gubernur Sumut Belum Terima Surat Pengunduran Diri Bupati Madina

(Stg)

Loading...