Beranda Nasional Jelang Lebaran Idul Fitri H-2, Harga Sembako Di Samosir Naik Secara Perlahan

Jelang Lebaran Idul Fitri H-2, Harga Sembako Di Samosir Naik Secara Perlahan

210
0
Loading...

BuktiPers.Com – Samosir (Sumut)

Menjelang lebaran Idul Fitri 1439 H, beberapa sembako di Pasar tradisional Onan Baru Pangururan, mengalami kenaikan harga, Rabu (13/6/2018).

Salah satu pedagang, Holmes Nainggolan, kepada Buktipers.com, menyampaikan, walau ada sedikit kenaikan harga, kalau lebaran, tidak begitu berpengaruh.

“Seperti biasa, beda dengan libur Natal dan tahun baru. Kalau libur lebaran di Samosir, kalaupun ada kenaikan harga sembako, itu hanya sedikit,” terang Holmes.

Beberapa sembako yang sedikit mengalami kenaikan, yakni telur rastra naik Rp 2.000 dari minggu Rp 35.000/piring. Jagung Rp 7.000/liter dari minggu lalu Rp 6.000/liter, wortel Rp 8.000/kg dari minggu lalu Rp 6.000/kg.

Beberapa kebutuhan lainnya yang mengalami kenaikan harga, yaitu rawit dan cabe merah naik Rp 5.000/kg dari minggu lalu Rp 25.000/kg. Bawang merah halus, minggu lalu Rp 15.000/kg, juga naik Rp 5.000/kg. Bawang putih naik Rp 3.000/kg dari minggu lalu Rp 22.000/kg.

Baca Juga!  "Pakkat" Menu Buka Puasa Tak Pernah Ketinggalan

Dan beberapa sembako yang tidak mengalami kenaikan harga, yakni daging ayam putih/potong tetap Rp 35.000/kg, ayam kampung Rp 30.000/kg, daging sapi Rp 120.000/kg.

Kopi robusta Rp 25.000/kg, kopi bubuk robusta Rp 55.000, kopi ateng Rp 26.000/kg, bawang merah kasar Rp 35.000/kg, tomat Rp 8.000/kg, kentang Rp 8.000/kg, telor bebek Rp 75.000/piring, jahe Rp 15.000/kg, kunyit Rp 15.000/kg.

Kemiri kupas Rp 35.000/kg, kacang tanah Rp 25.000/kg, kacang hijau Rp 28.000/kg, gula pasir Rp 12.000/kg, minyak goreng Rp 12.000/kg, beras ketan Rp 25.000/kg, beras putih dan merah Rp 160.000/kaleng. (STM/Red)

Loading...