Jembatan Batam-Bintan Butuh Dana Besar, Pemerintah Pusat Tanggung Rp3,4 Triliun

0
1
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa. (Foto: Humas Setkab)
Dijual Rumah

Tanjung Pinang, buktipers.com – Pemerintah menyatakan, proyek jembatan yang menghubungkan Batam dan Bintan berpeluang dibangun pada 2022 atau 2023. Sebagian dana pembangunan ditanggung pemerintah pusat.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa mengatakan, pemerintah menganggarkan Rp3,4 triliun untuk jembatan Batam-Bintan. Namun, dana itu tak cukup untuk membangun jembatan sepanjang 7.685 km.

“Pemerintah hanya menanggung pembangunan jembatan sepanjang 2,134 kilometer. Dari Kabil, Kota Batam-Tanjung Sauh,” kata Suharso di Bintan, Kepulauan Riau, Jum’at (23/4/2021).

Sementara sisa jembatan 5.561 kilometer dari Tanjung Sauh Pulau Buau-Bintan, kata Suharso, bakal ditawarkan kepada swasta atau investor. Dengan begitu, Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut akan dibangun secara keseluruhan setelah ada investor yang bersedia menanggung pembiayaan.

“Pembangunannya memakai skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU),” kata Suharso.

Dia optimistis proyek jembatan Batam-Bintan mulai dibangun tahun 2022 atau 2023. Saat ini, Detail Engineering Design (DED) proyek itu sedang dibuat sebelum masuk tahap lelang. Namun, dia belum bisa memastikan nilai persis pembangunan jembatan itu. “Mudah-mudahan sebelum 2024, jembatan ini sudah terbangun,” kata Suharso.

 

Sumber : iNews.id