Jokowi: Mengaitkan Agama dengan Terorisme Sebuah Kesalahan Besar

0
16
Presiden Joko Widodo. (Foto: Setkab).
Dijual Rumah

Jakarta, buktipers.com – Mengaitkan agama dengan terorisme merupakan sebuah kesalahan besar. Terrorisme tidak berhubungan dengan agama apa pun.

Penegasan ini disampaikan Presiden Joko Widodo dalam merespons pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang telah menghina agama Islam serta kekerasan yang terjadi di Kota Nice, Prancis.

“Mengaitkan agama dengan tindakan terorisme adalah sebuah kesalahan besar. Terorisme adalah terorisme. Teroris adalah teroris. Terorisme tidak ada hubungannya dengan agama apa pun,” kata Jokowi dalam konferensi pers virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (31/10/2020).

Menurut Jokowi, pernyataan Macron bisa memecah belah persatuan antarumat beragama di dunia. Di sisi lain, kepala negara juga mengecam keras terjadinya kekerasan yang terjadi di Kota Nice yang telah memakan korban jiwa.

“Pertama, Indonesia mengecam keras terjadinya kekerasan yang terjadi di Paris dan Nice yang telah memakan korban jiwa. Kedua, Indonesia juga mengecam keras pernyataan presiden Perancis yang menghina agama Islam yang telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia yang bisa memecah belah persatuan antar-umat beragama di dunia,” ucap Jokowi.

“Di saat dunia memerlukan persatuan untuk menghadapi pandemi covid-19 dan kebebasan berekespresi yang mencederai kehormatan kesucian serta kesakralan nilai dan simbol agama sama sekali tidak bisa dibenarkan dan harus dihentikan,” kata dia.

Kecaman tersebut dilakukan Jokowi usai menggelar pertemuan dengan pemimpin organisasi keagamaan di Indonesia, antara lain Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Konferensi Waligereja Indonesia, Persekutuan Gereja Indonesia, Parisada Hindu Dharma Indonesia, Persatuan Umat Buddha Indonesia dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia.

 

Sumber : iNews.id