Jokowi Minta Mendagri Tegur Kepala Daerah yang Ikut Berkerumun

0
2
Presiden Joko Widodo. (Foto: Setkab).
Dijual Rumah

Jakarta, buktipers.com – Presiden Jokowi meminta Mendagri Tito Karnavian menegur kepala daerah yang tidak melaksanakan protokol kesehatan COVID-19. Jokowi tidak ingin justru kepala daerah ikut berkerumun.

“Saya juga minta Kepada Menteri Dalam Negeri untuk mengingatkan, kalau perlu menegur, kepala daerah baik gubernur, bupati, maupun wali kota untuk bisa memberikan contoh-contoh yang baik kepada masyarakat, jangan malah ikut berkerumun,” kata Jokowi dalam rapat terbatas penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional, dikutip dari rilis Sekretariat Presiden, Senin (16/11/2020).

Kepada para aparat, Jokowi meminta Kapolri, Panglima TNI, dan Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menindak secara tegas apabila ada pihak-pihak yang melanggar pembatasan-pembatasan yang sebelumnya telah ditetapkan.

“Jadi jangan hanya sekadar imbauan, tapi harus diikuti dengan pengawasan dan penegakan aturan secara konkret di lapangan,” tegasnya.

Jokowi menekankan keselamatan rakyat di tengah pandemi COVID-19 saat ini merupakan hukum tertinggi. Oleh sebab itu, penegakan disiplin terhadap protokol kesehatan sudah semestinya dilakukan dengan tegas.

“Saya ingin tegaskan bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Pada masa pandemi ini telah kita putuskan pembatasan-pembatasan sosial termasuk di dalamnya adalah pembubaran kerumunan,” ujar Jokowi.

Lantas, siapa pimpinan daerah yang ikut berkerumun?

Dari catatan detikcom, adalah Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang menghadiri acara Maulid Nabi di Tebet, Jakarta, Jumat (13/11) lalu. Acara itu juga turut dihadiri Habib Rizieq.

Terlihat, kerumunan tidak terhindarkan. Jemaah juga memadati lokasi.

Apa kata Riza?

Riza menyebut telah memberikan imbauan untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan di acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel). Riza mengaku sudah meminta kesadaran masyarakat untuk mematuhi hal tersebut.

“Ya di setiap kegiatan kami selalu mengimbau untuk meminta supaya melaksanakan protokol kesehatan. Melaksanakan 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Kami, pemerintah, dalam berbagai kesempatan selalu menyampaikan dan memberi contoh,” ucap Riza kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (13/11).

Riza mengaku akan ada banyak acara Maulid Nabi di DKI Jakarta. Untuk itu, dia mengingatkan panitia agar patuh terhadap aturan.

“Jadi kita minta masyarakat, apalagi sekarang ini banyak kegiatan keagamaan, termasuk maulid, di mana pun maulid masih ada dan terus kami minta masyarakat dalam melaksanakan rangkaian kegiatan apa pun kegiatan yang bentuknya, kami minta menggunakan masker dan melaksanakan protokol kesehatan,” tutur Riza.

Menurut Riza, memang masih ada warga yang abai terhadap protokol kesehatan, sehingga pemerintah akan tetap mengingatkan soal protokol kesehatan.

 

Sumber : detik.com