Jual Motor Hasil Curanmor di Facebook, 3 Pria di Pringsewu Dijemput Polisi

0
2
Polisi menangkap pelaku penjualan sepeda motor di Pringsewu, Lampung. Mereka diduga menjual motor dari hasil kejahatan seperti curanmor (Indra Siregar/MNC Portal)
Dijual Rumah

Pringsewu, buktipers.com – Polisi menangkap tiga pelaku penjualan sepeda motor di Pringsewu, Lampung. Para pelaku diduga menjual motor dari hasil kejahatan seperti curanmor atau begal. “Ketiga tersangka yakni NOV (20), JUF (22) dan MA (43).

Ketiganya merupakan warga kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamu,” kata Kapolsek Pringsewu Kota, Kompol Ansori Samsul Bahri, Kamis (2/6/2022).

Anshori menambahkan, ketiga tersangka ditangkap polisi di tiga lokasi terpisah pada pada Minggu 29 Mei 2022 dan Senin 30 Mei 2022.

Dia memaparkan, pelaku NOV diringkus di kompleks Pendopo, Kabupaten Pringsewu sekira pukul 13.00 Wib saat sedang berupaya menjual sepeda motor hasil pencurian Cash On delivery (COD).

“Kemudian kami amankan pelaku MA. Dia diamankan kediamannya pada Senin dinihari sekira pukul 01.00 Wib. Dan terakhir JUF diamankan di berselang 30 menit kemudian di wilayah Cukuh Balak Tanggamus,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, penangkapan ketiga pelaku berawal dari adanya postingan salah satu akun di laman media sosial Facebook yang menjual sepeda motor Honda Beat warna hitam seharga Rp5,3 Juta.

“Motor itu identik dengan sepeda motor milik korban Sukadi (30) warga Pekon Podosari Pringsewu yang hilang dicuri pada Minggu (22/5/2022) sekira pukul 23.00 WIB. Saat itu korban sedang nonton kesenian kuda kepang,” katanya.

Berawal dari postingan tersebut kemudian polisi bersama salah seorang saksi berpura pura menawar dan mengajak pemilik akun untuk bertemu di pendopo Pringsewu.

“Saat penawaran disepakati harga Rp4,9 Juta, lalu pembayaran dilakukan secara COD di Pendopo Pringsewu, dan saat itu juga pelaku berikut motor langsung diamankan,” kata Kapolsek.

Dalam proses pengembangan kasus, pelaku mengaku bahwa sepeda motor yang dijualnya tersebut adalah milik orang tuanya, MA.

Maka polisi langsung bergerak danemgamankan MA di rumahnya pada Senin 30 Mei 2021 sekira pukul 01.00 Wib.

“Dalam interogasi MA mengaku sepeda motor tersebut dibelinya dari seseorang berinisial JUF seharga Rp3,5 juta, dan saat dibeli sepeda motor tersebut tidak dilengkapi dengan surat-surat yang sah. Atas nyanyian MA tersebut berselang setengah jam kemudian Polisi berhasil mengamankan tersangka JUF dan membawanya ke Mapolsek Pringsewu Kota.

“JUF mengaku bahwa sepeda motor tersebut dibeli dari seorang warga Kabupaten Pesawaran yang diduga sebagai pelaku utama pencurian seharga Rp3 juta,” katanya.

Saat ini Unit reskrim sedang intensif melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka dan juga melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku utamanya.

Atas perbuatannya, pelaku diduga melanggar Pasal 363 KUHP Jo Pasal 480 KUHP dengan anacaman hukuman empat tahun penjara.

 

Sumber : iNews.id