Jual Sabu, PNS Dinas Pertanian Tebing Maman Dan Hafis Diringkus Polisi

0
557
2017-10-12_18.20.39

BuktiPers.Com – Tebing Tinggi (Sumut)

Sariaman Purba alias Maman (39), PNS Dinas Pertanian Tebing Tinggi bersama rekannya Muhammad Hafis (25), pelayan rumah makan ditangkap Polisi dari Sat Narkoba Polres Tebing Tinggi karena menjual Sabu di tempat dan jam berbeda.

Menurut Informasi Kasat Narkoba AKP Dedi Dharma, SH di Mapolres Tebing Tinggi, Kamis (12/10/2017) sekira pukul 09.00 WIB membenarkan dan menjelaskan kronologis penangkapan kedua pelaku.

Sariaman Purba, yang merupakan PNS Dinas Pertanian Tebing Tinggi dan pernah menjalani hukuman di Lapas Kota Tebing Tinggi karena kasus narkoba, warga Jln Prof Dr Hamka, Lingk 5, Kelurahan Durian, Kecamatan Bajenis ditangkap Polisi, Sabtu (7/10) lalu sekira pukul 21.25 WIB di dalam rumahnya.

Maman ditangkap setelah polisi terlebih dulu menangkap Muhammad Hafis (25), warga Jln Badak, Lingk 1, Kelurahan Bandar Utama, Kecamatan Tebing Tinggi Kota Sabtu (7/10) sekira pukul 21.25 WIB di Jln Tengku Irwan Hasyim, Kelurahan Badak Bejuang tepatnya di pinggir jalan.

Saat itu polisi yang menyamar mau membeli sabu pada Hafis. Setelah ditelpon polisi, akhirnya Hafis datang mengantar sabu dengan mengendarai kereta Yamaha Mio BK 2186 LF ke TKP. Tiba di tempat, kemudian Hafis menyerahkan 1 paket sabu pada polisi. Saat itulah, polisi langsung menangkapnya.

Darinya polisi berhasil mengamankan barang bukti 1 bungkus klip plastik kecil berisi sabu, 1 unit hp merk nokia dan kereta Yamaha Mio BK 2186 LF milik pelaku dan selanjutnya dibawa ke Mapolres Tebing Tinggi guna untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kepada penyidik, pelaku mengakui bahwa sabu tersebut ia beli dari Sariaman Purba. Mendapat keterangan dari pelaku, polisipun segera melakukan pengejaran pada Maman.

Pada saat dilakukan penangkapan, Maman sedang keluar dari kios di depan rumahnya. Melihat kedatangan polisi, Maman segera membuang sesuatu benda ke belakang bangunan kios.

Tak mau terkecoh, polisi segera menyuruh pelaku untuk memungut benda yang dibuangnya. Saat itulah ditemukan sabu didalam bungkusan kecil. Kemudian polisi segera mengamankan dan membawa pelaku beserta barang bukti 1 bungkus plastik kecil berisi sabu dan 1 unit hp merk Samsung ke Mapolres Tebing Tinggi guna untuk menjalani pemeriksaan, terang AKP Dedy Dharma.

Kepada polisi Sariaman Purba mengakui bahwa sabu itu ia beli dari Anggi anggota Narko, warga Jln Bulian seharga Rp.100 ribu per paket.

Kini keduanya beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Tebing Tinggi. Keduanya diancam dengan pasal 114 subs 112 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Dav/Red)