Judi Tembak Ikan Digerebek Tekab “Scorpions” Polres Sergai, 3 Orang Diamankan

0
321
Tekab Scorpions Sat Reskrim Polres Sergai, saat menggerebek lokasi judi tembak ikan, pada Rabu (13/5/2020) lalu, pukul 15.00 WIB, di sebuah warung, di Dusun II, Desa Gempolan, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serrgai.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Merespon laporan warga yang resah, Team Kejahatan Anti Bandit (Tekab) Scorpions Sat Reskrim Polres Sergai, bergerak cepat menggerebek lokasi judi tembak ikan, pada Rabu (13/5/2020) lalu, pukul 15.00 WIB, di sebuah warung, di Dusun II, Desa Gempolan, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serrgai.

Dalam penggerebakan tersebut, tiga pelaku berhasil diamankan, yakni, ML (38), JP (39), dan FS (34), masing – masing warga Dusun II, Desa Gempolan Kecamatan Sei Bamban.

Dari hasil penggerebekan itu, petugas berhasil mengamankan 2 unit meja ikan-ikan, uang tunai Rp. 89.000 (Delapan puluh sembilan ribu rupiah), 1 buah chip merk VIP Hayuan Suoyo, dan 1 unit Hp merk samsung.

Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang, didampingi Kasat Reskrim, AKP Pandu Winata dan Kasubbag Humas, IPDA Zulfan Ahmadi, Kamis (14/5/2020) mengatakan, penggerebakan lokasi judi jenis tembak ikan itu, dilakukan atas informasi dari masyarakat sekitar yang resah dengan kegiatan judi tersebut yang beroperasi hingga larut malam.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas, ditetapkan pelaku ML, sebagai tersangka penyedia tempat judi dan mendapat omset 15 persen dari permaian judi tersebut. Sementara dua pelaku lainnya, JP dan FS, ditetapkan sebagai saksi dalam kasus itu,”Ungkap AKBP Robin.

AKBP Robin juga menjelaskan, penggerebekan terhadap lokasi judi itu, merupakan program Operasi Pekat Toba 2020 Polres Sergai, dalam menjaga keamanan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama menghadapi wabah virus corona. Serta dalam situasi bulan suci Ramadhan di Kabupaten Serdang Bedagai, katanya.

“Tersangka bersama barang bukti sudah diamankan di Sat Reskrim Polres Sergai untuk dilakukan proses hukum selanjutnya. Dan para tersangka, kita kenakan Pasal 303 ayat 1 ke-1e,2e dari KHUP Jo Pasal (1) (2) ayat 1 UU RI nomor 7 tahun 1974 tentang penertiban perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,”tutup Kapolres.

 

(ML.hrp)