Beranda Hukum Judi Tembak Ikan Rensahkan Warga Maduma

Judi Tembak Ikan Rensahkan Warga Maduma

26
0
Judi tembak ikan di lingkungan Sukarame Maduma, Kelurahan Pinangsori, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), yang dikeluhkan warga. (Foto/Job Purba)
Loading...

Buktipers.com – Tapteng (Sumut)

Kembali judi tembak ikan di lingkungan Sukarame Maduma, Kelurahan Pinangsori, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dikeluhkan oleh warga.

Hal ini diungkapkan Kepala Lingkungan Sukarame Maduma , J.Sigalingging saat awak media ini, mengunjungi wilayah ini.

Seperti saat ini, masyarakat tetap saja disuguhi sajian yang tidak mendidik, yaitu jenis judi elektrik yang dimainkan, dengan membeli poin untuk permainan ini. Dimana satu jenis poin dihargai seribu rupiah.

“Kita di sini sudah merasa resah dengan kegiatan ini. Apalagi saat ini, permainan ini sudah banyak merugikan masyarakat,” tutur Galingging, kepada wartawan, Rabu (12/6/2019).

Kepling ini menyatakan, sebelum ada permainan judi ini, di salah satu warung milik warga ini, keadaan ternak warga tidak ada yang kehilangan.

Baca Juga!  Diduga Korupsi DD" Oknum Kades Cikondang Di Panggil Unit II Tipikor Polres Cianjur

Namun saat ini, pencurian ternak ayam pun sudah marak, di lingkungan ini, ujarnya.

“Sebelum ada permainan judi ini, warga tidak ada yang kehilangan ayamnya. Namun kini sudah banyak warga masyarakat di sini mengeluh, karena ayam mereka banyak yang hilang, itu pasti efek dari judi ini,”sambungnya lagi.

Sejumlah ibu rumah tangga pun mengeluhkan permainan jenis judi tembak ikan ini. Mereka menyatakan keberatan atas kegiatan ini, karena sangat mengganggu.

“Saya sendiri mengeluh karena judi ini, membuat anak saya malas ikut kerja ke sawah. Tadinya sebelum ada judi ini, anak saya yang laki – laki masih mau diajak ke sawah, membantu kami.

Namun kini, jangankan mau ke sawah, kadang seharian pun gak pulang ke rumah lantaran kerjaannya hanya, di warung itu, menonton main judi ikan itu,” ujar ibu rumah tangga ini kesal.

Baca Juga!  Wakil Bupati Dairi Buka Pesta Njuah-Juah

Padahal, perlu kita ketahui seperti tertuang dalam Undang-undang pasal 303 KUHP, Jo. UU No 7 Tahun 1974 tentang penertiban judi, Jo. PP NO. 9 Tahun 1981 Jo. Intruksi Presiden dan Intruksi Menteri Dalam Negeri No. 5 tanggal 1 April 1981, sangat dilarang oleh agama. Jenis kegiatan judi harus diberantas dari Negeri ini.

Masyarakat di sini lewat Kepala Lingkungan, berharap agar pihak penegak hukum bisa lebih menertibkan jenis permainan judi ini dari tempat mereka sebelum terjadi hal – hal yang tidak diinginkan di wilayah ini.

“Saya mewakili masyarakat di sini berharap agar pihak kepolisian bisa menertibkan judi di wilayah ini. Kami tidak ingin ribut antara sesama warga di sini gara – gara ulah oknum yang ingin mencari keuntungan dari usaha judinya.

Baca Juga!  Hari Santri Nasional, Kapolres Dairi Kunjungi Pondok Pesantren  

Biar ke tempat lain saja dipindahkan judi judi ini. Janganlah dikotori kampung ini dengan jenis judi yang membodoh – bodohi warga disini.

Apabila memang aparat keamanan tidak memperhatikan keluhan warga di sini dan tetap membiarkan judi ini beroperasi di sini, kami mohon maaf, mungkin masyarakat yang akan melakukan penertiban nantinya, tegas Galingging.

 

(Job Purba)

Loading...