Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Pesibar Bertambah 3 Orang

0
194
Tedi Zadmiko.
Dijual Rumah

Pesisir Barat, buktipers.com – Jumlah kasus terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), kembali bertambah tiga orang.

Total hingga kini, menjadi 70 orang, dengan rincian dua orang isolasi mandiri dan satu orang menjalani perawatan, di RSUD Alimudin Umar, Lampung Barat dan 67 orang lainnya telah sembuh atau sehat.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Pesibar, Tedi Zadmiko, mengatakan, penambahan tiga kasus baru positif Covid-19 tersebut, merupakan warga Kecamatan Pesisir Tengah.

“Tiga pasien tersebut, di antaranya, AP seorang laki-laki, berusia 32 tahun dari Pekon Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah. Kemudian berinisial I, seorang laki-laki, berusia 64 tahun dari Pekon Kampung Jawa, Kecamatan Pesisir Tengah serta ER, seorang perempuan berusia 45 tahun dari Pekon Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah,”kata dia.

Dijelaskanya, kronologi penularan pasien AP, bermula pada 14 November 2020, saat pasien pulang dari diklat di SPM Kemiling Bandar Lampung. Kemudian pada 14 November 2020, melakukan pemeriksaan, di RSUD KH. M Thohir karena mengalami gejala batuk dan langsung dilakulan rapid test.

“Hasil rapid test menunjukkan reaktif, karena reaktif langsung dilakukan swab pertama. Dan pada 15 November, melaksanakan swab test kedua dan hasil swab test keluar pada 25 November dengan hasil Positif Covid-19, sehingga langsung menjalani isolasi mandiri, ” jelasnya.

Selanjutnya, kronologi pasien dengan inisial I, pada 28 Oktober, pasien dan keluarga pulang dari Jakarta. Selanjutnya, pada 11 November, pasien mengeluh demam subfebris. Kemudian, pasien mendapat pengobatan oral. Lalu, pada 13 November, keluhan pasien bertambah seperti lemas dan mual, katanya.

“Pada 14 November, pasien diinfus dan dirawat oleh dr. E yang merupakan adik kandung dari pasien dan diketahui pasien sebelumnya memiliki riwayat penyakit diabetes mellitus. Karena keadaan pasien belum juga membaik, maka pada 15 November, dr. E merujuk pasien  ke RS Alimudin Umar Lampung Barat,” paparnya.

Sementara itu, kronologi pasien ER,  pada 15 November, menghadiri undangan pernikahan anak temannya, di Bandar Lampung. Kemudian pada 17 November, berkunjung ke RSUD M. Thohir untuk melakukan pemeriksaan bebas Covid-19. Hasil pemeriksaan, pasien dinyatakan reaktif dan dilakukan test swab ke satu, di UPTD Puskesmas Krui. Sebelum ke Bandar Lampung, pasien sempat berobat ke dokter E dengan diagnosa radang tenggorokan.

“Kemudian pada 18 November, kembali melakukan rapid test dengan hasil rekatif dan pada 19 November, menjalani swab test kedua. Hasil swab test keluar pada 24 November dengan hasi positif dan harus menjalani isolasi mandiri,” ujarnya.

Selain itu, Dinkes Pesibar langsung melakukan tracing pada keluarga pasien ER. Sebanyak enam orang menjalani rapid test, dan dari enam orang tersebut, lima orang non reaktif dan satu orang reaktif.

“Kita masih menunggu hasil swab test satu orang reaktif berdasarkan hasil tracing pasien ER itu,” tambahnya.

Dengan bertambahnya jumlah terkonfirmasi positif Covid-19, pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap memaksimalkan penerapan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak dan tidak menimbulkan kerumunan.

“Masyarakat Pesibar yang hendak berangkat ke luar daerah terutama zona merah agar tetap mematuhi protokol kesehatan, karena salah satu upaya mencegah penularan wabah itu dengan prokes yang ketat,” pungkasnya.

(Andi)