Jumlah Penumpang di Bandara Kualanamu Capai 190 ribu pada Mudik Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah

0
1
Calon penumpang pesawat Batik Air mengantre di Bandara Kualanamu Kamis, (28/4/2022). Mendekati hari raya idul fitri pergerakan penumpang dan pesawat di bandara mulai mengalami kenaikan. HO
Dijual Rumah

Deliserdang, buktipers.com – Jumlah penumpang di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, secara kumulatif mencapai 100 ribu orang lebih.

Data tersebut dilansir dari PT Angkasa Pura II Bandara Kualanamu.

Demikian disampaikan oleh Plt Executive General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Kualanamu Eri Braliantor.

“Selama 12 hari atau dari H-10 hingga lebaran hari kedua (22 April – 03 Mei), jumlah penumpang di Bandara Kualanamu secara kumulatif mencapai 190.773 orang. Adapun lima besar destinasi adalah menuju Cengkareng (Jakarta), Batam, Bandung, Kuala Lumpur, dan Yogyakarta,” ujar Eri, Kamis (5/5/2022).

Lanjut Eri, Bandara Internasional Kualanamu dan seluruh stakeholder bersiap berkolaborasi menerima kedatangan pemudik pada arus balik.

Kolaborasi dimaksud dengan penyesuaian pola operasional bandara, maskapai, pengaturan slot time dan penerbangan.

Tidak hanya sampai di situ, optimalisasi pergerakan pesawat di sisi udara (airside) bandara, kecepatan dan ketepatan penanganan penumpang di terminal serta optimalisasi ground handling.

“Melalui kolaborasi tersebut, kami dapat mengakomodir tingginya permintaan pada angleb 2022. Begitupun tetap memperhatikan aspek keamanan, keselamatan dan pelayanan meskipun jumlah sarana tidak sebanyak saat kondisi normal sebelum adanya pandemi Covid-19,” ujar Eri.

Puncak arus balik di Bandara Internasional Kualanamu diperkirakan pada 7-9 Mei 2022. Diprediksi pergerakan penumpang ribuan orang memadati.

“Penumpang pada 4 Mei mencapai sekitar 14.000 orang. Jumlah ini akan meningkat hingga puncak arus balik nanti. Oleh karena itu, AP II mengimbau agar para pemudik dapat melakukan perjalanan arus balik lebih awal sehingga tidak terkonsentrasi pada 7-9 Mei 2022,” ujar Eri.

“Perjalanan lebih awal sangat membantu pergerakan penumpang pada arus balik terdistribusi dengan baik,” sambungnya.

Sementara itu, pada arus balik, PT Angkasa Pura II fokus pada kelancaran proses kedatangan penumpang antara lain pada pengaturan kedatangan pesawat, pengambilan bagasi (baggage claim) dan transportasi darat (bus, taksi dan sebagainya).

 

Sumber : tribunnews.com