Jurtul KIM Diamankan Tekab Polsek Pantai Cermin, Tersangka Ngaku Setor Sama Marbun

0
157
Tersangka memegang barang bukti judi KIM.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Pantai Cermin, akhirnya berhasil meringkus terduga jurtul judi jenis KIM, di wilayah Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Tersangka yang sehari – harinya sebagai buruh tani ini, langsung digelandang ke Mapolsek Pantai Cermin.

Tersangka bernama Listar Sianturi alias Pak Tiarma (45), warga Dusun IV Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Sergai, diamankan petugas, pada Minggu (19/4/2020) lalu, sekitar pukul 20.30 WIB, dari sebuah warung yang tidak jauh dari rumah tersangka.

Dari penangkapan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti, 1 unit handphone merek Nokia warna hitam didalam nomor pesanan,  1 lembar kertas bertuliskan nomor pesanan dan uang tunai Rp.69.000.

Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum, kepada awak media, Senin (20/4/2020) mengatakan, bahwa penangkapan tersangka menindaklanjuti laporan dari masyarakat, tentang adanya perjudian jenis KIM, di wilayah Dusun IV Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin.

Atas informasi tersebut, team bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan, di lokasi tempat kejadian perkara. Setelah tiba di lokasi, terlihat pelaku sedang menunggu pemasang judi KIM, di sebuah warung dan petugas langsung melakukan penangkapan.

Bapak tiga anak ini mengaku menyerahkan atau menyetorkan rekapan judi KIM, kepada seseorang bermarga Marbun, warga Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Sergai, dengan upah 25 persen dari omset yaitu Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per putaran.

“Sudah menjadi jurtul selama 1 bulan karena ditawari oleh Marbun untuk menambah penghasilan,”ungkap AKBP Robin.

Atas perbuatanya, tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolsek Pantai Cermin, guna proses hukum selanjutnya dan dijerat dengan Pasal  303 ayat (1) ke 1e, 2e, 3e KUHPidana Jo Pasal 1 dan Pasal 2 ayat (1) UU RI No. 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian dengan ancaman hukuman penjara selama lamanya 10 tahun kurungan penjara, ungkap Kapolres.

 

(ML.hrp)