Kabar Duka, Universitas Pattimura Ambon Kehilangan Seorang Guru Besar

0
1
Resimen Mahasiswa Unpatti menggotong peti mati Prof Semmy. (Foto: Antara)
Dijual Rumah

Ambon, buktipers.com – Guru Besar Ekologi Kuantitatif, Oseanografi Biologi dan Oceanografi Fisika Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Abraham Semuel Khouw meninggal dunia.

Almarhum merupakan dosen sekaligus Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unpatti periode 2018-2022. Prof Semmy, panggilan akrabnya, meninggal pada usia 55 tahun di Rumah Sakit PGI Cikini Jakarta, 14 November 2020.

Almarhum dimakamkan di TPU Taeno, Kota Ambon pada 16 November 2020.

“Terima kasih kepada almarhum atas dedikasi, pengabdian dan jasa bagi Universitas Pattimura, khususnya Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,” kata Rektor Unpatti, Prof MJ Saptenno dalam acara pemakaman kedinasan di Gedung Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unpatti, Ambon, Senin (16/11/2020).

Prof Semmy merupakan putra daerah yang lahir di Haruku, Kabupaten Maluku Tengah pada 31 Agustus 1965.

Dia menamatkan pendidikan S1 Manajemen Sumberdaya Perikanan di Fakultas Perikanan Unpatti pada 1988.

Selanjutnya, dia mengambil studi pascasarjana untuk program studi biologi di Universitas New Castle Inggris pada 1995.

Dia juga melanjutkan ke program doktoral biologi di Universitas Kiel Jerman pada 2003. Jabatan guru besar atau profesor bidang ekologi kuantitatif, oseanografi biologi dan oceanografi fisika, disandang almarhum berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 687/A4.5/KP/2008 tertanggal 6 Oktober 2008.

Selama 30 tahun mengabdi di Unpatti, dia pernah menjabat sebagai Sekretaris Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Sumberdaya Alam (PPLH-SDA) pada 2000 dan Asisten Direktur Program Pascasarjana Unpatti periode 2010-2014.

Sejumlah penelitiannya terpublikasi secara nasional dan internasional. Tak hanya itu, dia juga kerap menjadi narasumber dan pakar dalam berbagai kegiatan di bidang perikanan dan kelautan, baik di dalam maupun luar negeri.

Dia pum aktif terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Prof MJ Saptenno mengatakan Prof Semmy pribadi yang bersahaja dan sederhana. Dia menjadi panutan bagi generasi penerus di Unpatti.

Semasa tugas dan pengabdiannya, almarhum selalu siap untuk memajukan Unpatti. Seluruh karya dan karsa yang didedikasikannya pada Unpatti akan menjadi sejarah bagi perguruan tinggi tersebut.

“Almarhum selalu siap untuk memajukan universitas dalam rentang waktu yang penuh amanah dengan karya dan karsa yang tercatat dalam sejarah Unpatti,” katanya.

 

Sumber : iNews.id