Kadis Pariwisata Simalungun Bantu Konsumsi PAM dan Operator Alat Berat yang Kerja Keras di Jembatan Sidua-dua

0
407
Kanit Lantas Polsek Parapat, Ipda M Matondang saat menerima bantuan konsumsi dari Kepala Dinas Pariwisata Simalungun. (Foto/Stg)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Simalungun (Sumut)

Sejak Sabtu (15/12/2018), lalu, sampai saat ini, entah sudah berapa kali muntahan lumpur dari atas Jembatan Kembar, di Lombang Sidua-Dua. Dan penanganannya sampai sekarang masih berlangsung, demi kenyamanan para pengendara kendaraan bermotor saat melintas dari Jembatan Sidua-dua tersebut.

Untuk kali ini, Kepala Dinas Pariwisata, Pahala RB Sinaga juga tergugah, membantu konsumi makan siang untuk semua pengamanan (PAM) yang diturunkan dari Polsek Parapat dan Polres Simalungun serta para operator alat berat dari pihak PT Toba Pulp Lestari (TPL), Jumat (25/1/2019).

Di lokasi, Pahala Sinaga menyampaikan terimakasih kepada aparat Polsek dan Polres Simalungun yang tetap siaga 24 jam, jikalau banjir lumpur tiba. Dan ternasuk kepada warga yang juga membantu aparat dalam mengatur lalu lintas, di sekitar lintasan jembatan ini, ujarnya.

“Kami juga kadang sangat was-was melintas Jembatan Kembar Sibaganding, walau dulu sangat aman, namun kini butuh kewaspadaan. Karena kantor Dinas Pariwisata Simalungun ada di pantai bebas Parapat juga, jadi kami merasa berkepentingan juga. Dan sebagai bagian dari solidaritas untuk sesama petugas dan warga kita disini,”ujar Pahala RB Sinaga.

Di lapangan, Kanit Lantas Polsek Parapat, Ipda M Matondang langsung menerima bantuan konsumsi tersebut, sekaligus mengucapkan terimakasih, dan mendistribusikannya sampai kepada petugas yang berjaga, di Simpang Palang Pondok Bulu (Jalan Aaternatif, jikalau jalan di Jembatan Siduadua semakin parah).

Jauh hari sebelumnya juga, berbagai bantuan silih berganti datang mengirimkan bantuan konsumsi, pagi, siang dan malam hari.

Bantuan-bantuan makanan yang dikumpulkan relawan Alumni 99 Parapat-Ajibata, disalurkan dengan baik kepada PAM di Jembatan Sidua-dua, guna meringankan beban petugas dan warga yang membantu pengaturan lalu lintas.

Masa udah capek-capek mengatur dan menjaga PAM di sana, kog malah keluar lagi uang sakunya beli makanan bukan? Maka baik pihak perhotelan, restoran, rumah-rumah makan, warung makan, silih berganti memberikan donasinya (langsung berupa makanan) yang dikirim langsung dan bahkan dijemput relawan kepada yang memberikan bantuan konsumsinya.

“Kami tidak membuat karton untuk meminta bantuan rupiah seperti dikebanyakan tempat dan kadang jadi ajang manfaat dari sikon yang ada. Di kota Parapat ini, kami cukup berkordinasi dan kami pun kasihan melihat pengunjung yang tertahan karena macet, walau dengan kondisi alam, sembari lumpurnya dibersihkan, kamipun meminta kerjasama dari berbagai pihak untuk membantu konsumsi kita di Posko sementara, kantin Op Daud Sinaga, di Jembatan Kembar itu, “kata Kanit Lantas, Ipda M Matondang.

Situasi di jalan Lintas Sibaganding-Parapat,  kondisinya  kembali berjalan normal, walau sesekali diberlakukan buka tutup jalan. Hal tersebut mengingat bongkahan lumpur yang sewaktu-waktu meluncur secara tiba-tiba dari puncak sana, ujar Ipda M Matondang. (Stg)