Kantongi Sabu, Tukang Pangkas Diringkus Polsek Dolok Masihul

0
7
Tersangka memperlihatkan barang bukti sabu.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Nekat kantongi narkoba jenis sabu, Suhendra alias Hendra, (37), diciduk personel Unit Reskrim Polsek Dolok Masihul, di Jalan Umum Dusun II, Desa Kwala Bali, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Rabu (11/11/2020) lalu, sekitar pukul 12.30 WIB.

Selain tersangka yang sehari – hari berprofesi sebagai tukang pangkas itu, petugas juga mengamankan barang bukti, selembar plastik klip transparan yang berisikan kristal warna putih diduga narkotika sabu.

Selanjutnya, pria yang menetap di Dusun I Kampung Lalang, Desa Sarang Torop, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Sergai tersebut, diboyong ke Mapolsek Dolok Masihul untuk diproses lebih lanjut.

Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang, di dampingi Kapolsek Dolok Masihul, AKP J Panjaitan, kepada wartawan, Sabtu (14/11/2020) lalu mengatakan, sebelumnya pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat tentang sering terjadi peredaran gelap narkotika di TKP.

Selanjutnya, Kanit Reskrim Polsek Dolmas, IPDA Zulfan Ahmadi, SH, melaporkan informasi tersebut, kepada Kapolsek Dolok Masihul.

Setelah itu, Kapolsek langsung memerintahkan Kanit Reskrim dan Team Buser ( Opsnal ) Polsek Dolmas untuk menindak lanjutinya.

Setelah tiba di TKP, Kanit Reskrim, bersama tim opsnal melihat tersangka, sedang berjalan kaki dan sesuai dengan ciri – ciri yang diinformasikan dan langsung dilakukan penangkapan.

Kemudian dilakukan penggeledahan terhadap pakaian dan badan. Ditemukan 1 (satu) lembar plastik klip transparan yang berisikan kristal warna putih diduga sabu, di dalam saku baju sebelah kiri yang dikenakan tersangka, katanya.

Dari hasil interogasi, tersangka  memperoleh sabu dengan cara membeli seharga Rp50 ribu dari seseorang yang bernama Usup (28), namun tidak mengetahui dimana alamatnya.

Kemudian dilakukan pengembangan terhadap Usup, ke tempat tersangka melakukan transaksi narkotika sabu, namun tidak ditemukan.

“Tersangka dijerat Pasal 114  Subs Pasal 112 dari UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,”ungkap Kapolres.

 

(ML.hrp)