Kapolres Sergai Mediasi Permasalahan PT. Sidodadi dengan FSPMI

0
4
Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang, saat memberikan masukan dan harapan saat mediasi permasalahan antara Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), dengan PT Sidodadi, di Kantor Perkebunan Kelapa Sawit PT. Sidodadi, di Desa Sei Parit, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai, Senin (31/8/2020).

Sergai, buktipers.com – Kapolres Serdang Bedagai (Sergai), AKBP Robin Simatupang, mediasi permasalahan antara Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), dengan PT Sidodadi, di Kantor Perkebunan Kelapa Sawit PT. Sidodadi, di Desa Sei Parit, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai, Senin (31/8/2020).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kabag Ops, Kompol T. Manurung, Kasat Intelkam, AKP Bobi Vaski, Kasat Sabhara, AKP Abdul Rahman, Kasat Binmas, AKP Syarifuddin, KTU PT. Sidodadi, Selamet Widodo, Kabid PHI dan Jamsos, Drs. Benar Sijabat, dan Ketua KC FSPMI, M. Lui Nasution.

KTU PT Sidodadi, Selamat Widodo, saat menerima aspirasi dari FSPMI mengatakan, untuk memberikan APD, pihaknya sudah memberikan alat semprot cairan disifektan. Sedangkan untuk bantuan ban luar dan ban dalam motor pekerja akan kami berikan, katanya.

“Sebagian tuntutan buruh sudah kami lakukan di perusahaan,”tegasnya.

Menurutnya, terkait 2 dimutasi, 1 orang sudah berangkat dan 1 orang menolak. Seperti yang disampaikan dalam tuntutan akan ditindak lanjuti dengan melaporkan ke pimpinan perusahaan.

“Beberapa poin tuntutan sudah dilaksanakan perusahaan terhadap pekerja, dab tuntutan yang belum terpenuhi akan disampaikan ke pimpinan,” katanya.

Masih kata dia, perusahaan PT Sidodadi, minta waktu selama 7 hari untuk mengambil keputusan setelah dilakukan perundingan dengan pimpinan perusahaan, terutama kasus mutasi dan tuntutan lainnya.

“Kami belum bisa mengambil keputusan, namun aspirasi kami tampung dan kami sampaikan ke perusahaan,” bilang Bambang.

Kabid Tenaga Kerja, B Sijabat mengatakan, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sergai, terus menjembatani perselisihan antara buruh dan perusahaan dari tahun ke tahun.

Ini agar permasalahan antara perusahaan dan pekerja dapat terselesaikan, katanya.

“Dinas Tenaga Kerja sudah minta agar masalah mutasi dilakukan dengan kedua belah pihak, tapi pihak perusahaan tidak menjawab, sehingga belum diketahui tindakan dilakukan perusahaan terkait peemintaan. Dinas Tenaga Kerja,”ungkap B Sijabat.

Sementara itu, Kapolres Sergai, AKP Robin Simatupang, meminta buruh yang akan melakukan aksi agar mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan jaga jarak dalam melakukan aksinya.

“Buruh akan melakukan aksi, agar memenuhi protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19,” katanya.

Menurutnya, menjelang Pilkada di Kabupaten Sergai tahun 2020, seluruh warga agar menjaga kondisi tetap kondusif.

Dia minta permasalahan dengan buruh agar segera diselesaikan pihak perusahaan atas adanya tuntutan pihak pekerja.

“Ini masalah antara perusahaan dengan pekerja, sehingga harus diselesaikan secara kekeluargaan,” katanya.

Kapolres minta, hal yang kecil agar diselesaikan kekeluargaan, demi kebersamaan antara pihak perusahaan dengan pekerja. Namun apabila tidak dapat diselesaikan agar diselesaikan melalui jalur hukum yang ada, tegasnya.

“Yang besar dikecilkan, sedangkan yang kecil dihapuskan,”pungkas AKBP Robin.

(ML.hrp)