Kapolres Sergai Paparkan Tangkapan Narkoba dengan 12 Orang Tersangka   

0
7
Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum, paparkan tangkapan Narkoba Polres Sergai dan jajaran Polsek, Senin (9/11/2020) sore, di halaman kantor Mapolres.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum, paparkan tangkapan Narkoba Polres Sergai dan jajaran Polsek, terhitung dari tanggal 2 hingga 9 November 2020, Senin (9/11/2020) sore, di halaman kantor Mapolres.

“Ada 10 kasus penangkapan sesuai laporan Sat Narkoba dengan tersangka sebanyak 12 orang dan barang bukti seberat 6,98 gram sabu. Dan status tersangka sebagai pengedar, “bilangnya.

Berikut identitas ke 12 tersangka: (1). Zaki Farhan (36), warga Dusun IV Desa Sei Buluh Kecamatan Perbaungan Sergai. (2). Irfan alias Ondut (26), warga Dusun II Desa Nagur Kecamatan Tanjung Beringin Sergai. (3). Irvan Efendi Sirait (28), warga Dusun I Desa Tebingtinggi Kecamatan Tanjung Beringin Sergai. (4). Candra Syahputra alias Sincan (18), warga Dusun I Desa Lubuk Rotan Kecamatan Perbaungan Sergai. (5). Suhendra (48), warga Lingk IV Kelurahan Tualang Kecamatan Perbaungan Sergai. (6). Agus Hakriadi alias Bagas (30) warga Dusun II Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin Sergai. (7). Adan Aditya (21) warga Dusun III Desa Citaman Jernih Kecamatan Perbaungan Sergai. (8). Edo Pragola (28) warga Dusun IV Desa Ujung Rambung Kecamatan Pantai Cermin Sergai. (9). Taruna Saputra alias Cemong (33) warga Dusun VI Desa Paya Lombang Kecamatan Tebingtinggi Sergai. (10). Adi Chandra Harahap (40), warga Lingk VIII Kelurahan Pekan Dolok Masihul Kecamatan Dolok Masihul Sergai. (11). Mhd Iqbal Saragih alias Sule (19), warga Dusun I Desa Aras Panjang Kecamatan Dolok Masihul Sergai. (12). Mhd Agus alias Ijul (45), warga Dusun I Desa Aras Panjang Kecamatan Dolok Masihul Sergai.

Tersangka melanggar pasal 114 (1) SUB PSL112 UU RI No 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 1 Miliyar dan paling banyak Rp 10 Miliyar, ungkap AKBP Robin.

 

(ML.hrp)