Kapolres Simalungun Diminta Tepati Janji Untuk Evaluasi Kanit Res Polsek Sidamanik

0
1542
IMG_20170721_183311

BuktiPers.Com – Simalungun (Sumut)

Warga Sidamanik menagih janji Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan, SIK yang sebelumnya mengatakan kepada warga Sidamanik akan segera mengevaluasi Kanit Reskrim Polsek Sidamanik, Iptu Armada Simbolon sebagai tindaklanjut perihal laporan warga tentang dugaan merekayasa UU Pidana dan yang mengadu domba anggotanya terhadap masyarakat.

Hal tersebut dikatakan warga Sidamanik yang tidak ingin namanya dipublikasikan, Minggu (20/8/2017) kepada BuktiPers.Com. Dikatakannya bahwa selain mengevaluasi Kanitnya, Kapolres juga diminta untuk menundak tegas Brigadir Holmes Sihaloho yang bertugas sebagai juper di Polsek Sidamanik, karena sangat arogan terhadap warga Sidamanik.

Akibat arogannya, Holmes Sihaloho sempat menantang dan mengajak ribut kepada warga Sidamanik yang merupakan salah satu anak korban penganiayaan dan penghinaan saat menanyakan perkembangan laporan orangtuanya yang kasusnya sudah hampir dua tahun belum juga ada kelanjutannya hingga saat ini. Yang paling parahnya saksi dari korban malah dijadikan tersangka, dan langsung diminta jaminan atau ditangguhkan.

Namun yang menyedihkan, keributan yang sengaja dipertontonkan Brigadir Holmes Sihaloho yang menjabat sebagai juper tersebut adalah dengan mengajak berantem keluarga si korban. Dan kejadian tersebut terjadi di hadapan Kanit Reskrim Polsek Sidamanik Iptu Armada Simbolon tepatnya di depan Polsek Sidamanik, pada hari Selasa, 08 Agustus 2017 lalu.

Sementara anak korban penganiayaan, Benget Sinaga mengatakan sangat menyesalkan sikap arogansi personil Polsek Sidamanik tersebut. Bahkan dikatakannya bahwa dirinya sempat meminta sang juper tersebut untuk membuka baju dinasnya agar diladeninya berantam seperti tantangan si juper.

“Karena emosinya, saya menerima tantanganya untuk berantam dan minta dia (Brigadir Holmes) untuk menanggalkan baju dinasnya supaya Kanitnya jadi wasit,” ujar Benget.

Beruntung pada saat itu seorang Lantas Polsek Sidamanik, Aiptu Rolas Panjaitan yang sudah kenal baik dengan Benget melerai karena sudah mengundang perhatian warga sekitar yang sudah semakin ramai di sekitar mapolsek.

Menurut Benget, sikap arogansi dan gonta ganti pasal oleh personil Polsek Sidamanik.ini sudah dikomunikasikan dengan Kapolres Simalungun. Dikatakan Benget bahwa Kapolres telah berjanji akan mengevaluasi sang Kanit seusai perayaan HUT RI ke 72.

Sesuai dengan janji tersebut, Benget dan orangtuanya yang didampingi beberapa warga lainnya minta Kapolres Simalungun untuk menepati janjinya karena mereka sudah tidak ingin ada ribut-ribut lagi. Disamping itu, mereka berharap kasus penganiayaan dan penghinaan yang mereka laporkan dapat segera diproses sehingga pelaku (terlapor-red) tidak lagi bebas berkeliaran. (BS/Red)