Kapolri Perintahkan Propam dan Tipikor Selidiki Jet Pribadi Digunakan Brigjen Hendra saat ke Jambi

0
2
Jet Pribadi Nomor Register T7-JAB yang Diduga Dipakai Brigjen Pol Hendra Kurniawan Bersama Rombongan saat Terbang ke Jambi untuk Menemui Keluarga Brigadir J Sudah Meninggalkan Indonesia Sejak Awal Bulan September 2022. tribun-medan.com
Dijual Rumah

Medan, buktipers.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terkait dugaan penggunaan private jet (jet pribadi) oleh Brigjen Pol Hendra Kurniawan dan sejumlah perwira lainnya ke rumah keluarga almarhum Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat di Jambi.

“Terkait dengan isu private jet, saat ini Propam sedang melakukan pemeriksaan bersama-sama Tipikor,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Jumat (30/9/2022) pada jumpa pers yang dikutip dari KOMPAS.TV.

Pemeriksaan tersebut, kata Kapolri, dilakukan terhadap Brigjen Hendra Kurniawan untuk mengetahui dari mana asal uang yang digunakannya untuk membayar sewa private jet. “Jadi nanti akan kita telusuri apa dan dari mana asal uang untuk membayar private jet,” ucap Kapolri.

“Pemeriksaan-pemeriksaan saat ini sedang kita lakukan, terhadap PT penyelenggara dan PT yang melakukan penyewaan nanti akan kita ungkap,”sambungnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Brigjen Pol Hendra Kurniawan diduga melakukan perjalanan ke Jambi dengan private jet untuk menyambangi keluarga Brigadir J atas perintah Ferdy Sambo pada 11 Juli 2022.

Kabar tersebut menjadi pembahasan di publik, pasalnya sempat diduga private jet yang ditumpangi Brigjen Hendra Kurniawan diduga milik bandar judi dan terkait konsorsium 303.

Tapi Koordinator MAKI Boyamin Saiman justru mengungkapkan bahwa private jet atau jet pribadi T7-JAB yang ditumpangi Brigjen Hendra Kurniawan entitasnya dimiliki oleh perusahaan tambang batu bara di Kalimantan.

“Kira-kira yang membeli lah, yang memiliki, yang memasokkan ke Indonesia, operatornya namanya PT AA,” ucap Boyamin.

Tak hanya itu, Boyamin menuturkan, sesungguhnya private jet yang diduga digunakan Brigjen Hendra juga pernah digunakan oleh Menterinya Jokowi.

“Saya punya foto dua tempat, satu di Aceh, satu di Purwokerto, dipakai menteri kabinet kita,” ungkap Boyamin Saiman, Rabu (22/9/2022).

Namun, lanjut Boyamin, saat ini jet pribadi T7-JAB sudah tidak ada di Indonesia dan berada di Eropa.

“Sudah di Eropa hari-hari ini, sudah semakin menjauh dari Indonesia, sudah bergeser ke Thailand, Thailand terus Dubai, Dubai baru Eropa, jadi nampaknya hari-hari ini sudah di Eropa, dijauhkan dari Indonesia, kira-kira begitu,” kata Boyamin.

Datanya ada di Kemenhub

Sementara, pengamat penerbangan Alvin Lie menjelaskan jet pribadi T7-JAB yang dioperasikan di Indonesia teregistrasi menggunakan negara lain.

Hal tersebut ditunjukkan pada kode T7 pada jet pribadi yang artinya pesawat tersebut hanya sementara berada di Indonesia.

“Dan kemungkinan pesawat tersebut juga disewa oleh perusahaan charter di Indonesia hanya untuk satu tahun setelah itu dikembalikan lagi sehingga tidak perlu diregistrasi dengan PK,” kata Alvin Lie.

Alvin menuturkan kode T7 dalam jet pribadi T7-JAB, merupakan kode negara dan pesawat tersebut teregistrasi di San Marino.

“Ini menarik karena San Marino negara kecil dan tidak punya bandara, walaupun mereka punya pesawat-pesawat yang diregistrasi di San Marino tetapi mendaratnya di kota terdekat di Italia, di Rimini kalau enggak salah,” ungkap Alvin Lie.

Meski dapat mengungkap data manifest, Alvin Lie menuturkan untuk mengetahui siapa pemilik jet pribadi T7-JAB tidak bisa diketahui.

Sebab biasanya, kata Alvin, pemilik dapat meminta identitasnya untuk tidak terpublikasi. Tapi di Kementerian Perhubungan tentu ada data-datanya.

“Tetapi pada umumnya pesawat-pesawat ini adalah milik perusahaan-perusahaan dan kalau dari penulusuran saya, pesawat T7-JAB ini kelihatannya sudah masuk Indonesia sejak September 2021, jadi satu tahun dan sudah meninggalkan Indonesia awal September ini,” kata Alvin Lie.

 

Sumber : tribunnews.com/Kompas.TV