Kapolsek Pancurbatu Benarkan Ada Anggotanya Tertangkap Kasus Narkoba

0
198
Ilustrasi, (Net)
Dijual Rumah

Buktipers.com  – Medan (Sumut)

Seorang oknum anggota kepolisian diamankan setelah tertangkap sedang mengkonsumsi narkotika jenis sabu bersama dua rekannya di kawasan Marelan.

Dari informasi yang diperoleh oknum polisi yang diamankan tersebut berinisial MZ (40) serta dua rekannya berinisial D (40), dan I (49) yang diamankan petugas dari Polsek Medan Labuhan.

Ketiganya diamankan pada Sabtu (19/1/2019) malam, di kawasan Jalan Paluh Nibung, Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan.

Diketahui oknum polisi yang diamankan tersebut, selama ini bertugas di bagian reskrim Polsek Pancurbatu.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Faidir Chaniago, membenarkan, bahwa oknum polisi yang diamankan bertugas di Polsek Pancurbatu.

“Rumahnya disitu dan dia saat itu lepas dinas. Kita lihat dia disini baik-baik aja,” kata Faidir, Rabu (23/1/2019)

“Seminggu lalu kita tes urine nya hasilnya negatif dan yang ngetes di Provost Polrestabes Medan,” sambungnya.

Lebih lanjut, Faidir menjelaskan bahwa oknum tersebut merupakan anggota reskrim di Polsek Pancurbatu. kasus ini sudah diserahkan dan akan diproses menurut hukum yang berlaku.

“Saya sebagai pimpinan nya setiap hari saat apel, kita selalu ingatkan. Pas saat itu dia lepas dinas. Dia bilang dia sudah berubah istrinya sedang hamil,” katanya.

“Saya tidak mau seperti itu, karena istri saya sedang hamil” kata Faidir menirukan perkataan oknum polisi yang tertangkap bersama temannya saat mengkonsumsi barang haram narkoba.

Sebelumnya, Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, AKP Edy Safari saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan oknum anggota kepolisian tersebut.

“Benar, memang ada kita amankan oknum anggota kepolisian itu bersama dua rekannya dan saat ini mereka sudah ditahan,” kata Edi.

Edy juga menuturkan bahwa oknum anggota kepolisian yang diamankan tersebut bertugas di Polsek Pancur Batu.

“Yang bersangkutan bertugas di Pancur Batu,” ucap Edi.

“Untuk barang buktinya yang kita amankan adalah alat isap, bong, kaca, dan sisa paket sabu seharga Rp 50 ribu,” jelas Edi.

Sumber : tribunnews.com