Kasat Lantas Siantar Diduga Menghindar Melayani Masyarakat

0
1605
IMG-20170829-WA0000

BuktiPers.Com – Pematangsiantar (Sumut)

Kepala Satuan Lalulintas (Kasat Lantas) Polisi Resort Kota Pematangsiantar Eridal Fitra, SH diduga menghindar melayani masyarakat.

Sangat disayangkan tindakan salah satu perwira di jajaran Polresta Siantar yang tidak ingin melayani masyarakat dan terkesan tidak mampu menyandang tugasnya serta menjalankannya dengan baik.

Pasalnya ada beberapa keluhan masyarakat terhadap pelayanan polisi lalulintas dalam menjalankan tugas khususnya saat menggelar razia di jalan, namun diduga tidak dijalankan sesuai dengan peraturan perundang-undangan lalulintas yang berlaku di republik ini.

Ketika BuktiPers.Com mencoba mengkonfirmasi dan meminta penjelasan dari Eridal Fitra, SH lewat sambungan telepon selulernya untuk membuat pemahaman pada masyarakat luas terkait tindakan kegiatan yang dilakukan personil Polantas Siantar yang menggelar razia tanpa plang beberapa waktu lalu. Namun sang Kasat mengatakan agar langsung saja menjumpainya ke kantor.

“Aku tidak bisa jelaskan melalui handphone, kamu datang ke kantor aja,” ujar Eridal Fitra, Senin (28/8/2017).

Namun saat disambangi di ruangannya di Mapolresta Siantar di Jln. Sudirman, sang Kasat tidak berada di tempat. Oleh stafnya mengatakan kalau Kasat sedang keluar. Dan ketika dicoba dihubungi, selulernyapun dinonaktifkan/tidak bisa terhubung.

Begitu halnya hari ini, Selasa (29/8/2017) BuktiPers.Com kembali menyambangi ruangan Eridal Fitra di Mapolresta Siantar, kejadian yang sama terulang dimana menurut stafnya bahwa Kasat lantas tidak berada di ruangannya alias keluar.

Di tempat terpisah, Ketua DPD KOMNAS-WI (Komite Nasional Wartawan Indonesia) Siantar-Simalungun, Sabar M Saragih ketika diminta tanggapannya terkait menghindarnya sang Kasat untuk dikonfirmasi, Sabar M Saragih mengatakan sangat menyayangkan sikap sang Kasat.

“Kalau seperti itu Eridal Fitra yang merupakan Kasat Lantas Polresta Siantar, dinilai sangat tidak tanggap melayani masyarakat dengan baik, dan diharapkan kepada Kapolresta Siantar untuk mengevaluasi kinerja dan bila penting mencopot posisi Eridal Fitra, karena sepertinya tidak mampu menjalankan tugasnya dalam melayani keluhan masyarakat,” ujarnya. (RS/Red)