Kasat Reskrim Polres Lingga Bantah Keras Dugaan Tutup Perkara Rp 20 Juta

0
441
AKP Yudi Arfian (Foto/BP/Zul)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Lingga (Kepri)

Diberitakan dengan tajuk “Polres Lingga Amankan Seorang Pengusaha Galangan Kapal Illegal”, Kasat Reskrim Polres Lingga, membantahnya dengan keras dan tegas.

Isi pemberitaan itu, terkait dugaan tutup perkara dan akan dirundingkan sebesar Rp. 20 juta. Usai jalan tiga hari diamankan, tidak ada dipublikasi dengan alasan “untuk wartawan sudah dikondisikan”.

Via ponsel, Kasat Reskrim Polres Lingga, AKP Yudi Arfian, menjelaskan, “Itu yang dipaparkan dalam pemberitaan terkait dana Rp20 juta, sedikitpun tidak benar.

Hingga detik ini, selaku Kasat Reskrim Polres Lingga, tidak ada melakukan pertemuan dengan siapapun, termasuk pihak keluarga yang sekarang lagi dalam proses lidik, diminta keterangan oleh anggota penyidik,” tegasnya kepada awak media buktipers.com, Minggu (6/1/2019) siang, sekira pukul 13.12 WIB.

Intinya, apa yang sudah diberitakan dari hasil informasi yang dipaparkan, salah seorang oknum yang tidak bertanggung jawab itu, sedikitpun tidak benar. Hingga kini, proses lidik terus berjalan dilakukan oleh tim penyidik dan dipastikan, kasus ini tetap lanjut. Dari itu, saya minta pemberitaan diklarifikasi, khususnya terkait dana Rp20 juta, ujar AKP Yudi Arfian.

“Kita ini berteman bro, jadi apapun nanti terkait informasi pemberitaan, kita saling berbagi dan konfirmasi dulu, sehingga tidak menimbulkan asumsi maupun dugaan yang sifatnya peraduga tidak bersalah. Sehingga dalam penyajian ataupun penyampaian informasi nantinya, bisa menjadi lebih akurat dan mudah dipahami halayak masyarakat ramai dan kami selaku pihak kepolisian, Makopolres Lingga tidak pernah bertemu, apalagi menerima dana sebesar Rp.20 juta dan jika ingin membuktikan boleh dikroschek langsung kebenarannya,”paparnya.

Lanjutnya, pihaknya juga sudah melakukan penahanan dan ini tidak sekedar main-main, namun akan berjalan sesuai peroses dan hukum yang ada. Sehingga jika nanti terbukti bersalah melanggar Undang – undang, nanti hukum jugalah yang memutuskan.

Jadi informasi yang dipaparkan oleh siapapun oknum itu, adalah sangat tidak benar, bahwasanya ada uang Rp20 juta dan saya tidak tahu sama sekali hal itu, pungkas AKP Yudi Arfian mengakhiri. (BP/Zul)