Beranda Pendidikan Kasek SD Koto No.076734 Pulau Tello Jarang  Masuk Kantor?  

Kasek SD Koto No.076734 Pulau Tello Jarang  Masuk Kantor?  

135
0
Gedung SD Koto No.076734 Pulau Tello Kecamatan Pulau-Pulau Batu. Sekolah ini tanpa papan nama.(foto/ist)
Loading...

Buktipers.com-Pulau Tello (Sumut)

Keberadaan Kepala Sekolah (Kasek)  SD Koto No.076734 Pulau Tello, Kecamatan Pulau-pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan inisial RB dipertanyakan warga masyarakat sekitar sekolah itu. Pasalnya, kepala sekolah itu kata warga jarang terlihat masuk kantor.

Hal ini dikatakan warga masyarakat di sekitar Sekolah tersebut. Salah satu warga itu, insial BL. Dia mempertanyakan kenapa kepala sekolah itu jarang kelihatan masuk kantor.

Tidak hanya itu, proses belajar dan mengajar di sekolah itu juga, katanya berjalan tidak semestinya.

“Kepala Sekolah SD Koto itu jarang terlihat masuk kantor sekolahnya. Kegiatan belajar di sekolah kayaknya sering terbengkalai,” jelas BL.

Masih menurut BL, tahun 2018 ini dia melihat hanya sekali kepala sekolah masuk kantor.

Baca Juga!  Kades Japinulik Tidak Indahkan Anjuran Camat Halongonan

Tanggal dan bulannya juga diungkapkan BL, tepatnya Kamis tangal 6 Desember 2018 karena saat itu ada tamu dari Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan, yang datang kata dia ada 4 orang.

Demikian juga ketika di sekolah SD itu ada ujian, kepala sekolah jarang kelihatan meninjau para siswa yang ujian.

Kemudian, bulan Mei 2017 sekolah SD itu pernah diliburkan dua minggu, itu katanya sebagai bentuk protes dari pihak orangtua atas ketidak hadiran Kepala Sekolah di SD Koto No.076734 tersebut. Tapi protes itu sepertinya tak membuat ada perubahan dari kepala sekolah itu.

Bahkan pernah terjadi hal yang lucu. Disaat hari libur umum (hari besar), masih ada kegiatan belajar mengajar, hal itu terjadi karena para murid dan guru tidak mendapatkan informasi/pemberitahuan libur dari kepala sekolahnya.

Baca Juga!  Ini Persentase Kehadiran PNS Sergai dan Harapan Bupati

Malahan kata BL, ada terbetik isu, oknum kepala sekolah itu disebut-sebut dekat dengan oknum LSM dan jadi ‘wartawan’, dan keluar masuk desa layaknya aktivis dan jurnalis.

Ketika hal ini dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp dan melalui sambungan telepon, kepala sekolah di SD Koto No.076734 tersebut tidak juga memberi jawaban atau balasan hingga berita ini diterbitkan. (Tim)

 

Editor : Maris

Loading...