Beranda Hukum Kasus Pembunuhan Sadis Siswi SMA Hamil 5 Bulan di Nias, Polisi Periksa...

Kasus Pembunuhan Sadis Siswi SMA Hamil 5 Bulan di Nias, Polisi Periksa 6 Saksi

69
0
Foto semasa hidup Terimakasih Laia, siswi kelas XII SMA yang dibunuh sadis di Nias Selatan. (Foto: iNews/Iman Jaya lase)

Nias, buktipers.com – Penyidik Polres Nias Selatan memeriksa enam saksi atas kasus penemuan mayat siswi kelas XII SMA bernama Terimakasih Laia. Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku yang secara keji menghabisi nyawa korban dengan cara sadis.

Kapolres Nias Selatan I Gede Nakti mengatakan, saat ini sudah ada tiga saksi yang diperiksa untuk kepentingan penyelidikan. Pengumpulan keterangan ini penting dalam pengungkapan kasus pembunuhan yang viral dan menyita perhatian publik tersebut.

“Ada tiga lagi (Saksi) kami periksa hari ini. Sebelumnya sudah tiga orang yang diperiksa. Jadi ada enam saksi,” ujar Nakti, Senin (2/12/2019).

Soal dugaan pelaku pembunuhan, Kapolres mengaku belum mengarah pada penyimpulan. Semua masih dalam proses penyelidikan dan dia berjanji akan secepatnya menangkap pelaku.

Baca Juga!  Kejati Kalbar Periksa Saksi Kasus Mantan Bupati Kapuas Hulu

“Kalau dugaan tentu (pelaku) bisa diduga siapa saja. Kami maksimalkan dulu penyelidikan,” katanya.

Sebelumnya,  masyarakat digegerkan dengan penemuan mayat siswi SMA di bawah pohon bambu, Dusun Khou-Khou, Desa Hiliwaebu, Kecamatan Susua, Kabupaten Nias Selatan, Jumat (29/11/2019).

Penemuan ini berawal saat korban tak kunjung pulang ke rumah. Adik korban yang melakukan pencarian menemukannya jasad korban dalam kebun, sekitar 50 meter dari jalan umum yang biasa dilewati warga.

Hasil identifikasi, tulang leher korban patah dan ada bekas tusukan senjata tajam. Polisi juga menemukan bekas sayatan di bagian punggung, wajah dan dada korban. Sementara hasil diagnosa, korban ternyata sedang mengandung dengan usia kehamilan empat hingga lima bulan.

Baca Juga!  Diledek Saat Tagih Utang, Nandray Bunuh Sahabat di Depan Istrinya

 

Sumber : iNews.id

 

Loading...