Keberadaan TPA Aek Nabobar Pinangsori Dikeluhkan Warga

0
327
Kondisi TPA, di Aek Nabobar, Kecamatan Pinangsori, sangat menggangu warga dan tidak beraturan. (Foto/Job Purba)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Tapteng (Sumut)

Pembuangan limbah yang dilakukan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tapteng yang berkantor di Pandan, dikeluhkan warga.

Masalahnya, sampah yang dibuang ke  TPA (Tempat Pembuangan Akhir), di Aek Nabobar, Kecamatan Pinangsori, sangat menggangu warga dan tidak beraturan.

Hal ini disampaikan sejumlah masyarakat yang melintas ke pegunungan, mencari kayu bakar maupun aktivis lainnya.

Kata mereka, truk pengangkut sampah yang datang dari Pandan tersebut, seenaknya saja buang sampah di badan jalan.

Akibatnya bila hujan turun, semua sampah tersebut tergerus turun ke bawah, lewat jalan aspal dibawa air.

Dan semua jalan – jalan saat ini di bawah lokasi pembuangan terisi sampah. Hingga bau busuk tercium dan tampak berantakan di aspal .

“Ini sampah – sampah yang dibawa truk Pemkab asal buang aja, di jalan ini. Makanya kalau hujan datang, sampahnya ikut ke bahwah terbawa arus. Mengakibatkan jalan – jalan aspal ini juga rusak jadinya, “tutur Rambe, warga Hutabalang saat melintas mencari kayu bakar.

Warga lain juga yang kesehariannya  di sana mencari barang   bekas,  mengatakan, hal ini  sudah sering diingatkan pada para petugas kebersihan, agar membuang sampah jangan di badan jalan, namun mereka tidak peduli.

“Pernah kita ingatkan agar jangan dijatuhkan di jalan, tapi mereka sepertinya tidak peduli dengan teguran kita,”kata warga ini .

Dan informasi yang diketahuinya, bahwa lahan TPA seluas 4 hektar yang berada di Aek Nabobar, Kecamatan Pinangsori tersebut milik Pemkab, namun saat ini, lahan pembuangan sampah ini terlihat tidak beraturan dan merusak sebagian lahan warga yang berada di pinggiran jalan, akibat sampah yang bertumpuk di jalan. (Job Purba)