Beranda Nasional Kedatangan 3 Menteri di Toba Caldera Resort Disambut Gubsu Edy Rahmayadi

Kedatangan 3 Menteri di Toba Caldera Resort Disambut Gubsu Edy Rahmayadi

229
0
Gubsu, Edy Rahmayadi menyampaikan kata sambutan di acara peresmian Toba Caldera Resort, sekaligus peletakan batu pertama, dimulainya pembangunan Glamour Camping Kaldera Toba dan pembangunan infrastruktur, di kawasan kompleks kaldera, Desa Pardamean Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Senin (14/10/2019).

Toba Samosir, buktipers.com – Kedatangan 3 menteri, meresmikan lahan zona otorita Danau Toba, menjadi kawasan Toba Caldera Resort, sekaligus  peletakan batu pertama, dimulainya pembangunan Glamour Camping Kaldera Toba dan pembangunan infrastruktur, di kawasan kompleks kaldera, Desa Pardamean Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Senin (14/10/2019).

Ketiga menteri tersebut, yaitu, Menteri Pariwisata, Arief Yahya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. Dan tampak mendampingi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, Dirut BOPDT, Arief Prasetyo.

Peresmian lahan zona otorita Danau Toba menjadi kawasan Toba Caldera Resort itu, ditandai dengan penandatangan prasasti dan pemukulan gendang secara bersama-sama dan penanaman 1.000 pohon.

Hadir juga, Bupati Toba Samosir, Ir Darwin Siagian, Bupati Samosir, Ir Rapidin Simbolon, Bupati Humbahas, Dosmar Banjar Nahor, Kapolda Sumut, diwakili Karo Ops,  Kombes Pol M Ginting, mewakili Pangdam l Bukit Barisan, Danrem 0230 Kolonel Tri Sakti, Kapolres Tobasa, AKBP Agus Waluyo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprovsu, Binsar Situmorang, Kepala Dinas Pariwisata Pemprovsu diwakili Unggul Sitanggang, DR RE. Nainggolan, dan Ruhut Sitompul.

Dan tak luput, perwakilan dari Kementerian Keuangan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta beberapa investor yang bekerjasama dengan BPODT, seperti Investor OT Agung Concern, Investor PT ARCS House, Investor PT Crystal Land Development, Investor PT Gamaland Tiba Properti, Investor PT Indah Toba Mas, Investor PT Heritage Resort and Spas, serta tokoh masyarakat Pardamean Sibisa, Pontas Sirait, Pahala Sirait, tokoh masyarakat Motung, dan Kepala Desa Sigapiton.

Baca Juga!  Dikabarkan Bakal Jadi Menteri Jokowi, Mahfud MD bilang 'Tidak Mungkin'

Sebelumnya, Menteri Pariwisata, Arief Yahya dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, tiba di Bandara Sibisa dengan menggunakan heli jenis Bell dengan Seri PK – BMS No. Lambung H 145.

Dan selang beberapa menit, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mendarat di Bandara Sibisa.

Kemudian rombongan ketiga menteri tersebut, disambut Bupati Toba Samosir dan Dirut BOPDT, Arief Prasetyo, di Bandara Sibisa.

Selanjutnya rombongan menteri berangkat menuju tempat pembukaan peresmian Caldera Toba Resort dan sesampainya di Caldera Toba Resort Rombongan, ketiga menteri disambut Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Provinsi, Binsar Situmorang, dan bersama Dr RE Nenggolan.

Sementara, Dirut BPODT Ari Prasetiyo, dalam sambutannya menyampaikan, sesuai Pepres No. 49 Tahun 2019 tentang Kaldera Toba, salah satu destinasi 5 prioritas di Indonesia dengan luas lahan 386.72 ha, target pembangunan infrastruktur kawasan sudah harus final, pada tahun 2020.

Baca Juga!  Ini Pernyataan Sikap PD Alwashliyah Tanjungbalai Terhadap Perlakuan Pemerintahan Singapura

Ditargetkan pada pembangunan tahap pertama terserap anggaran sejumlah Rp 2 T yang berasal dari investor.

Gubsu Edy Rahmayadi dalam sambutanya, menyampaikan, dengan banyaknya dana yang terserap dalam pembangunan Kaldera Toba, tidak sepantasnya lagi masyarakat selalu protes atau keberatan dan ribut.

Apalagi menolak pembangunan kaldera ini. Marilah kita syukuri apa yang kita dapat saat ini dan saatnya mari kita berubah, demi pembangunan kawasan Danau Toba ini, ajak Edy.

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi juga menyampaikan, bahwa Kemenhub akan membangun sebanyak 12 dermaga, di kawasan Danau Toba dan menyumbangkan beberapa angkutan darat, seperti Bus Damri, sebagai angkutan menuju Bandara Silangit dari berbagai kabupaten kawasan Danau Toba. Dan termasuk pembangunan Bandara Sibisa yang nantinya akan memiliki run way sepanjang 2.000 meter serta ruang tunggu harus ditata ulang standar internasional, katanya.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya menyampaikan, bahwa segala akses maupun fasilitas yang ada di koridor kaldera harus berkelas dunia dan pembangunan glamorous harus sudah selesai enam bulan kedepan.

Baca Juga!  Kolera Babi Mewabah, Gubsu Edy Minta Warga Tak Buang Bangkai Babi ke Sungai

Nanti pada tanggal 20 April 2020, kita akan datang kembali untuk mengecek pembangunan ini, apa sudah sesuai dengan target  atau belum, kata Arief Yahya.

Sementara, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan juga menyampaikan, bahwa Pemerintah tidak pernah merugikan rakyat, karena pemerintah sungguh-sungguh membangun Danau Toba.

Kalau masyarakat Desa Sigapiton merasa dirugikan mari kita duduk bersama. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesai, kita akan membangun rumah di Sigapiton, sesuai dengan kearifan lokal yang berbentuk home stay.

Semua pembangunan yang ada di Danau Toba ini untuk kejehateran masyarakat sekitar, kata Luhut.

Luhut juga berpesan kepada masyarakat kawasan Danau Toba agar jangan mau diprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dan apabila ada masalah datang kepada saya dan kita carikan solusi yang terbaik, katanya lagi.

Pada sekitar pukul 12.15 WIB, peletakan batu pertama pembangunan glamorous camping dilakukan oleh Menko Maritim yang disaksikan undangan VVIP dan sekaligus penanaman 1.000 pohon secara simbolis.

(Stg)

Loading...