Keji Predator Seks di Lampung Cabuli Belasan Bocah Lelaki

0
26
Ilustrasi. (Net)
Dijual Rumah

Jakarta, buktipers.com – Pria berinisial IS (34) diamankan polisi lantaran diduga melakukan pelecehan seksual kepada 11 anak laki-laki. Pria asal Bandar Lampung itu disebut telah melakukan perbuatannya sejak 2017 kepada salah satu korbannya.

“(Korban) 11 anak, itu informasi awal yang kita dapat. Namun laporan polisi yang masuk ke kita itu dua LP. Terhadap anak-anak yang lain ini masih kita lakukan pemeriksaan apakah memang sampai dengan tindakan sodomi atau hanya cabul dalam artian pelecehan seksual,” kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana saat dihubungi, Rabu (11/11/2020).

“Yang baru bisa dibuktikan (sodomi) terhadap korban satu orang,” imbuhnya.

Resky mengatakan polisi baru memeriksa 5 anak hingga saat ini. 6 anak lainnya masih belum diperiksa.

“Sedangkan yang lain itu kita terkendala mungkin dari keluarga malu atau apa, jadi kita belum bisa lakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Kepada keluarga korban, polisi meminta mereka untuk melapor. Ataupun melapor ke Komisi Perlindungan Anak untuk mendapat perlindungan.

Polisi mengamankan IS pada Jumat (6/11) kemarin. Sehari-hari IS bekerja sebagai tukang parkir dan ikut istri berdagang.

Polisi mengatakan IS diduga mencabuli para korban di rumahnya. Istrinya tidak curiga karena IS dikenal sayang anak-anak.

“Di rumah dia. Ya dikumpulin, karena dia mengaku sayang anak, suka sama anak, sayang sama anak-anak,” ujarnya.

“Dilihat wajar aja, karena dia sayang anak, jadi istrinya nggak ini (curiga),” tuturnya.

Saat ini IS telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia disangkakan melanggar Pasal 82 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

IS Ajak Korban Nonton Video Porno Sebelum Dilecehkan

Sebelum melecehkan korban, IS disebut mempertontonkan video porno kepada para bocah tersebut. IS kemudian mencabuli korban.

“Informasinya, 11 anak yang dilecehkan, dipertontonkan video porno kemudian… (terjadi tindakan pencabulan),” kata Resky.

Polisi mengatakan, IS juga mengiming-iming para korban dengan uang. Selain itu korban juga dijanjikan akan diberikan uang.

“Iya dia ditontonkan video porno, dia dijanjikan sesuatu ada uang ada makanan,” tuturnya.

 

Sumber : detik.com