Keluarga Berharap Kedua Korban Kapal Motor Nelayan Tanjung Beringin Ditemukan

0
235
Foto kedua korban kapal motor yang tenggelam dihantam ombak, foto atas Awaluddin dan bawah Asril Ham.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Sudah lima hari lamanya, kedua korban kapal motor nelayan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara yang hilang diterjang ombak besar, pada Kamis (24/2/2022) lalu, sekitar pukul 01.30 WIB, belum juga ditemukan.

Oleh karenanya, sanak keluarga kedua korban, sangat berharap kepada seluruh Tim Basarnas, Satpol Air, KNTI,  TNI AL dan juga para nelayan lainnya agar mereka bisa ditemukan.

Jamai’ah (43), istri dari Awaluddin atau yang sering disapa Amit (50), salah satu korban nelayan yang belum ditemukan, Senin (28/2/2022) kepada wartawan mengatakan, sangat berharap kepada seluruh tim pencarian agar suami dan rekannya segera ditemukan.

“Cuma itulah yang kami harapkan, karena suami saya sebagai tulang punggung di keluarga ini,” ucap Jamai’ah, ditemani ketiga anak – anaknya dengan nada sedih.

Ditempat terpisah, Zulfizar (48), salah satu keluarga Asril Ham (48), korban yang juga belum ditemukan mengatakan, istrinya Asril Ham bernama Laila Syahfitri (almarhum) telah meninggal dunia setahun yang lalu dan dia memiliki 3 orang anak yakni, Winda Asmila (22), Aziz Athila (18) dan Munthie Ali Albunie (13).

Untuk menghidupi ketiga anak piatu ini, biaya keseharian mereka berharap dari ayahnya. Namun sekarang, ayah mereka belum tahu nasibnya dan hingga saat ini belum ditemukan.

Mereka sangat berharap kepada seluruh tim pencarian agar bekerja menemukan ayah mereka, dan tetap berharap agar ayah mereka, pulang dengan selamat.

Karena Asril Ham juga sebagai tulang punggung di keluarga mereka.

Ketiga anaknya juga berharap, walaupun Asril Ham, ayahnya ditemukan dalam keadaan yang tidak diinginkan, setidaknya dapat bertemu untuk yang terakhir kalinya.

Dan Winda Asmila (22), anak sulung dari Asril Ham saat ini masih berstatus mahasiswi, duduk di semester VI Universitas Pembangunan Panca Budi, Fakultas Agama Islam Humaniora Medan.

Dia juga berharap kepada seluruh tim pencarian agar segera menemukan ayah mereka.

Sementara, Jiko Purba selaku Komandan Regu Basarnas Medan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengatakan, “kita bersama rekan – rekan tim yang lainnya masih di lokasi pencarian, dan hingga pukul 18.00 WIB, hasil pencarian nihil”.

 

(ML.hrp)