Kemenag Tapteng Deklarasi Tolak Berita Hoaks dan Ciptakan Pemilu Damai

0
233
Kantor Kementerian Agama (Kamenag) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, deklarasi tolak berita hoaks menjelang Pemilu 2019. (Foto/Job Purba)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Tapteng (Sumut)

Menjelang Pemilu 2019, berbagai elemen masyarakat, dan instansi mendeklarasikan sikap menolak berita hoaks dan ujaran kebencian.

Hal ini dilakukan demi menciptakan Pemilu yang damai dan aman, di wilayah Indonesia.

Sama halnya seperti yang dilakukan oleh Kantor Kementerian Agama (Kamenag) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara. Mereka pun turut mendeklarasikan dan menyatakan sikap untuk menolak berita hoaks menjelang Pemilu 2019.

“Deklarasi ini untuk menyatakan sikap bahwa kita menolak berita hoaks agar pemilu 2019 berjalan damai dan aman di Tapanuli Tengah,” kata Kepala Kemenag Tapteng, Sadikin Barasa.

“Diikuti oleh ratusan ASN Kemenag Tapteng dan para Tokoh Agama Kristen,”tambahnya.

Deklarasi yang digelar oleh Kemenag ini, dilaksanakan di halaman MTS Swasta Bahriyatul Ulum Pandan, di Jalan Dangol Tobing yang diikuti ratusan ASN Kemenag Tapteng, KUA, Kepala Madrasyah dan tokoh agama, baik Katolik dan Kristen Protestan yang berada di wilayah Tapteng.

“Mari kita dukung pemilu damai di Tahun 2019, mari kita dukung kinerja aparat kepolisian, penyelanggara pemilu agar bertugas dengan jujur dan adil. Beda pilihan itu hal yang biasa dalam demokrasi, tapi kita harus bisa menjaga persatuan dan persatuan,”kata Sadikin.

Mari Bijak Menggunakan Media Sosial

Sadikin juga tidak lupa mengingatkan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk bijak mengunakan media sosial, agar tidak terjerumus memberitakan berita bohong.

“Mari mulai saat ini kita jaga perilaku, omongan, tulisan dimedia sosial. Karena berita hoaks ini sangat mudah menyebar di media sosial. Mari kita sama-sama menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.

Pantauan, deklarasi dirangkai dengan pembacaan ikrar bersama serta penandatanganan pernyataan sikap yang terdiri dari 4 item, yakni, sikap menolak hoaks dan ujaran kebencian, meneguhkan pilar kebangsaan, meningkatkan moderasi kebangsaan dan kebersamaan umat, melaksanakan peran dan fungsi sebagai umat beragama dalam menjaga keutuhan NKRI, serta mendukung kebijakan kementerian agama dan mendukung Pemilu tahun 2019 yang luber dan jurdil.

(Job Purba)