Kepala Biro LPPBMN Kementerian Perhubungan Tinjau Persiapan Angkutan Lebaran di Pelabuhan Ajibata

0
874
Kepala Biro LPPBMN Kementerian Perhubungan, Harno Trimadi didampingi Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat BPTD Wilayah II Sumut, Putu Sumarjaya, Kasubdit Lalin SDP, Bowo dan Kasi Pelabuhan Sungai dan Danau, Rudy Arya, meninjau kesiapan penyeberangan angkutan Lebaran 2019, di Dermaga Ihan Batak Ajibata,Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Senin (3/6/2019). (Foto/Stg)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Toba Samosir (Sumut)

Kepala Biro LPPBMN Kementerian Perhubungan, Harno Trimadi didampingi Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat BPTD Wilayah II Sumut, Putu Sumarjaya, Kasubdit Lalin SDP, Bowo dan Kasi Pelabuhan Sungai dan Danau, Rudy Arya, meninjau kesiapan penyeberangan angkutan Lebaran 2019, di Dermaga Ihan Batak Ajibata,Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Senin (3/6/2019).

Pelabuhan Ajibata menjadi titik kumpul masyarakat dan wisatawan yang akan menyeberang dari Ajibata menuju Kabupaten Samosir.

Ajibata salah satu menjadi pintu masuk para pemudik dan wisatawan yang hendak menuju Samosir, sehingga sering terjadi kemacetan panjang akibat antrian masuk ke kapal penyeberangan.

Kepala Biro LPPBMN Kementerian Perhubungan, Harno Trimadi, mendapatkan amanah dari Menhub untuk memastikan penyeberangan di Danau Toba ini lebih baik.

Maka dari itu, kita mengunjungi pelabuham Ajibata ini, katanya.

Harno juga mengatakan, pihaknya akan melakukan terobosan baru dalam rangka memperlancar penyeberangan, di Pelabuhan Ajibata. “Kami akan melakukan suatu kajian-kajian yang lebih mendalam, agar nantinya lebih baik dan tidak terjadi antrian-antrian lagi,” pungkasnya.

“Idealnya, pelabuhan itu tidak boleh banyak. Kedepanya pelabuhan yang ada sekarang ini tidak hanya digunakan oleh kapal ASDP saja, tapi kapal milik swasta juga boleh, agar bisa terkontrol kedepannya,”tambahnya.

Masih kataanya, kedepannya mungkin akan digabungkan palabuhan kapal milik BUMM dan swasta, agar efisien dan terpadu dan memudahkan pengecekan yang dilakukan petugas.

Namun, kapal tersebut harus lah standar, agar nantinya kapal yang berangkat dari pelabuhan yang dibangun pemerintah, bisa terpantau dan tercatat trus. Kita juga sudah melakukan pengecekan di 6 labuhan yang ada di Danau Toba ini, katanya.

Dia juga menghimbau agar para penumpang kapal yang berlayar di Danau Toba, menggunakan life jackets karena kedalaman Danau Toba ini cukup dalam sekali.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat BPTD Wilayah II Sumut, Putu Sumarjaya disela – sela memantau kondisi dermaga. (Foto/Stg)

Harno juga menambahkan, pelabuhan yang ada di Ajibata akan selesai pada tahun ini. Namun pelabuhan yang ada di kabupaten Samosir,  Ambarita akan selesai pada tahun 2021 mendatang, tandasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat BPTD Wilayah II Sumut, Putu Sumarjaya mengatakan, mengantisipasi lonjakan para pemudik dan kunjungan wisatawan yang mau menyeberang ke Kabupaten Samosir dan sebaliknya, pihaknya telah membuat praturan, agar antrian tidak terlalu memanjang dan tidak menganggu para peguna jalan.

Kita sudah membuat kantong – kantong parkir di tiga titik dan tentunya kita telah menambah jam operasional KMP Ihan Batak.

Kita akan sesuaikan jadwal keberangkatan KMP Ihan Batak, dengan melihat situasi di lapangan, dan kita tidak ada penaikan tarif atau masih tarif normal, jelas Putu.

Selain meninjau Pelabuhan Ajibata, dermaga pelabuhan kapal kayu yang terletak di Tiga Raja, kecamatan Girsang Sipang Bolon, Kabupaten Simalungun, juga dikunjungi, guna memastikan kesiapan kedua pelabuhan tersebut, menghadapi lonjakan penumpang  saat libur Lebaran yang tinggal dua hari lagi.

Putu Sumarjaya juga memprediksi puncak wisatawan yang akan berkunjung ke Kabupaten Samosir akan terjadi pada 6 Juni 2019. Sedangkan puncak arus balik, diperkirakan 10 Juni 2019.

Ia juga menghimbau kepada para pengguna kapal kayu agar senantiasa menuruti arahan dari Dishub setempat.

Hal itu demi menjaga keselamatan bersama dan jangan memaksakan diri untuk menaiki kapal yang sudah penuh dan gunakanlah life jackets saat kapal sudah mulai berlayar, pesannya.

(Stg)