Beranda Hukum Kesal Dituduh Curi Uang Rp500.000, Cucu Tega Bunuh Nenek di Lampung Selatan

Kesal Dituduh Curi Uang Rp500.000, Cucu Tega Bunuh Nenek di Lampung Selatan

55
0
Ilustrasi pembunuhan. (Net)
Loading...

Buktipers.com – Lampung Selatan

NR (14) warga Desa Panca Tunggal, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung tega menghabisi nyawa neneknya, Sukatmi (55) hanya karena marah dituduh mencuri uang korban Rp500.000.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat (14/6/2019) subuh di rumah korban. Berselang 12 jam setelah kejadian, pelaku yang masih berstatus pelajar SMP ini ditangkap polisi. Saat ini, tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Lampung Selatan.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP M Syarhan mengatakan, peristiwa itu terjadi pada subuh sekira pukul 04.00 WIB. Saat itu, korban membangunkan pelaku diduga adanya prasangka meributkan masalah ponsel. Lalu korban menampar pelaku di bagian pipi kiri sebanyak dua kali, sehingga pelaku khilaf langsung menarik baju neneknya dari belakang.

Baca Juga!  Poldasu OTT Kepala PD Pasar dan Tiga Rekanannya

“Pada saat korban mengambil barang, korban terjatuh hingga terbentur di bagian meja sampai tidak sadar. Lalu, pelaku mengambil sebilah pisau yang biasa untuk memotong ayam. Pelaku kemudian menggorok leher sebelah kiri neneknya sebanyak lima kali,” kata Kapolres.

Setelah melakukan aksi kejinya itu, kata Kapolres, pelaku langsung mengambil ponsel barunya dan mengambil uang korban sebesar Rp8 juta, serta membawa kendaraan motor pemberian korban untuk kabur dari rumah.

“Pelaku selama ini tinggal bersama neneknya karena orang tuanya sudah pisah atau bercerai dari kelas 1 SD sampai umur 14 tahun atau kelas 2 SMP. Sehari-hari pelaku ini sering membantu neneknya berjualan ayam potong dan warung sembako,” ujarnya.

Baca Juga!  Ini Identitas Pasangan yang Tewas Tertembak di Kamar Hotel Central Kisaran

Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti di antaranya uang Rp8 juta, ponsel, pakaian yang digunakan korban, dan sebilah pisau untuk menghabisi nyawa korban, serta sepeda motor yang dibawa pelaku.

“Tersangka sudah kami tahan. Kita akan jerat Pasal 338 dan Pasal 365 dengan ancaman 15 tahun penjara,” katanya.

Kepada penyidik, NR mengaku kesal karena dituduh neneknya mencuri uang Rp500.000 untuk membeli ponsel. “Uang itu saya dapat dari ibu saya,” ucapnya.

Akibat tuduhan tersebut, NR merasa dendam karena sebelumnya juga sering dipukul neneknya menggunakan tangan ataupun kayu.

 

Sumber : iNews.id

 

Loading...