Beranda Hukum Ketakutan Warga Gegara Ayah-Anak Digorok Teroris

Ketakutan Warga Gegara Ayah-Anak Digorok Teroris

52
0
Jasad ayah-anak saat dievakuasi (Foto: dok. Istimewa)

Buktipers.com – Parigi Moutong (Sulteng)

Tewasnya Tamar (50) dan Patte (27) dengan luka mengenaskan menimbulkan ketakutan bagi warga Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng). Korban yang merupakan ayah-anak itu ditemukan dengan luka gorok.

Pembunuhan secara kejam itu diduga dilakukan kelompok teroris Ali Kalora cs. Kesaksian warga menguatkan dugaan dari polisi bahwa kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) ini sebagai pelaku kriminal tersebut.

“Sebelum tertembaknya Daeng Koro pada 2015, korban pernah ketemu di perkebunan cokelat miliknya, dan pada 2017 kemarin korban kembali ketemu kelompok Ali Kalora dan dikejar, namun korban berhasil menyelamatkan diri,” kata sepupu korban Hi Ahmad di Dusun Tokasa, Desa Tanah Lanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (26/6/2019).

Baca Juga!  Asiong Sebut Tamrin Ritonga Minta Rp 1,8 Miliar Untuk Diberikan Pada Pangonal Harahap

Pengejaran kelompok Ali Kalora cs itu terjadi di perkebunan warga Dusun Tokasa, Desa Tanah Lanto, Kecamatan Torue. Peristiwa yang terjadi pada 2017 itu berdampak buruk bagi warga yang bekerja sehari-hari sebagai pekebun.

“Kami jadi takut berkebun dan kebun akan menjadi hutan dan mungkin warga akan meninggalkan kampung karena sudah tidak bisa lagi kembali bekerja,” ungkap Hi Ahmad.

Warga berharap TNI-Polri memberikan perlindungan penuh kepada mereka.

Terkait kasus ini, polisi menduga kelompok teroris Ali Kalora terlibat dalam pembunuhan Tamar dan Patte. Saat ini Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulteng, dibantu Satgas Tinombala, sedang melakukan investigasi.

“Tidak tertutup kemungkinan (pelaku pembunuhan) Ali Kalora cs,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (26/6).

Baca Juga!  Begini Himbauan Kapolres Minsel Jelang Pengucapan Syukur

Tamar dan Patte ditemukan tewas mengenaskan di pegunungan Tokasa, Dusun Tokasa, Desa Tanah Lanto, Kecamatan Torue, Parigi Moutong. Korban pertama kali ditemukan oleh warga di Desa Tanah Lanto bersama Unit Reskrim Polres Parigi Moutong dan aparat yang tergabung Operasi Tinombala saat menerima laporan adanya orang hilang saat pergi ke kebun pada Senin (24/6).

Lokasi tersebut memang masuk ke dalam wilayah Operasi Satgas Tinombala. Berikut kronologi dari kepolisian terkait tewasnya ayah-anak yang diduga dilakukan kelompok Ali Kalora cs.

24 Juni 2019, pagi

Tamar dan Patte pergi berkebun bersama empat warga lainnya.

24 Juni 2019, sore

Tamar dan Patte dilaporkan hilang pada pukul 16.00 Wita. Pencarian dilakukan hingga tengah malam.

Baca Juga!  Tega! Menantu Bakar Mertua Pakai Bensin

25 Juni 2019

Jenazah Tamar dan Patte ditemukan tak jauh dari pondok tempat berkebun. Leher keduanya digorok.

 

Sumber : detik.com

Loading...