Ketiga Kalinya, Sidang Tuntutan Dua Oknum Polisi Ditunda di PN Tanjungbalai

0
76
Loading...

Buktipers.com-Tanjungbalai (Sumut),

Untuk yang ketiga kalinya, sidang pembacaan tuntutan atas dua terdakwa bernisial AS dan FS kasus narkotika yang notabene oknum petugas polisi Polres Tanjungbalai kembali ditunda oleh majelis hakim persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungbalai, Rabu, (8/8).

Dipersidangan, Sitilisa Evriaty Tarigan selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan bahwa tuntutan kedua terdakwa belum selesai dan belum siap untuk dibacakan, sehingga meminta majelis hakim untuk kembali menundanya. Majelis hakim yang diketuai Vera Yetti Magdalena, kembali menjadwalkan persidangan selanjutnya pada Senin (13/8) depan.

Sidang dengan agenda serupa juga batal digelar dan tertunda sejak dua minggu sebelumnya, tepatnya ditanggal Selasa (24/7) dan Selasa (31/7) lalu dengan alasan yang sama.

Baca Juga!  Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Tuba Timbun Jalan Berlubang

Dipersidangan sebelumnya disebutkan, kedua terdakwa oknum polisi ditangkap atas pengembangan dari rekannya, terdakwa SI alias Bejo warga sipil yang lebih dulu ditangkap polisi saat hendak bertransaksi narkoba di SPBU Batu 7 Tanjungbalai pada Kamis (8/2) lalu. Ditangannya ditemukan barang bukti sabu seberat 37,42 gram. Dan dari keterangan Bejo diakuinya bahwa sabu itu diperoleh dari terdakwa FS yang diterimanya saat berada dirumah terdakwa AS di Perumnas Sijambi Tanjungbalai.

Keterangan dua saksi dari kepolisian yang dihadirkan dipersidangan itu juga mengatakan bahwa barang bukti narkotika jenis sabu itu adalah milik terdakwa FS yang diperoleh dari seseorang berinisial ‘Perang’ warga Tanjungbalai. Kemudian FS diserahkan kepada terdakwa AS pada Rabu (31/7) lalu, yang rencananya akan dijual kepada pembeli berinisial ‘Bro’ warga Tanjung Leidong. Namun barang itu belum terjual, sehingga dirinya menyuruh SI alias Bejo kerumah terdakwa AS yang kemudian disusul oleh FS. Dan didalam rumah AS, sabu itu diberikan kepada SI alias Bejo dalam bentuk amplop putih untuk dijual kepada orang lain yang telah memesan sabu tersebut.

Baca Juga!  Polda Jatim Beri Reward Enam Polresta SeJawa Timur

Saksi juga menyebutkan, penangkapan terdakwa itu dilakukan karena ketiga terdakwa sudah merupakan target operasional (TO) oleh kepolisian setempat.

Terdakwa SI alias Bejo saat menjadi saksi dalam perkara kedua terdakwa oknum polisi itu dipersidangan mengakui, dirinya menerima sabu dari terdakwa FS dirumah terdakwa AS. Diakuinya juga bahwa dirinya sudah dua kali bekerjasama dengan terdakwa FS untuk menjualkan sabu miliknya dengan upah Rp. 50 Ribu per gramnya. Rencananya, barang bukti sabu seberat 37,42 gram itu akan dijual kepada seseorang dengan harga Rp. 25 Juta.

Informasi diHimpun Buktipers.com kedua terdakwa AS dan FS itu diketahui merupakan personil kepolisian berpangkat Aipda dan Brigadir yang bertugas di Sat Sabara Polres Tanjungbalai. Sementara terdakwa AS merupakan residivis kasus yang sama dengan dijatuhi hukuman selama 9 bulan penjara di PN Tanjungbalai. (Dani)

Loading...