Ketua DPRD Lingga Tarik Surat dari Kantor BKD, Ini Tanggapan Ketua Komisi l

0
142
Suasana di kantor DPRD Lingga.
Dijual Rumah

Lingga, buktipers.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lingga tarik surat penetapan jadwal dengar pendapat yang dilayangkan Komisi l  Fraksi Partai Golkar dari Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lingga dengan dalih tanda tangan tidak atas persetujuan dirinya.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi l DPRD Lingga, melalui telepon seluler, Rabu (9/6/2021).

Iya bang, informasi pak ketua menarik surat dari kantor BKD itu benar. Dan meski surat ditarik pak Ketua, namun kami sebagai salah satu bagian perwakilan rakyat dari Komisi l Fraksi Partai Golkar tetap melangsungkan agenda kegiatan dengar pendapat yang sudah ditetapkan jadwalnya hari ini, di Kantor BKD Lingga terkait permasalahan diputuskannya kontrak kerja ratusan orang tenaga harian lepas (THL) dan Pekerja Tidak Tetap (PTT) yang saat ini hangat dibicarakan, ungkap Roni Kurniawan yang akrab disapa Iwan.

“Keluhan ratusan orang saudara kita diputuskan kontrak kerjanya yang belum tahu secara pasti sebab akibatnya, patut dan sangat wajib kita tanggapi bang. Apalagi ini menyangkut kepentingan penghasilan ekonomi setiap orang, ditambah lagi masa serba sulit akibat mewabahnya virus Covid-19 saat ini,”tambahnya.

Lanjutnya, pertemuan yang dijadwalkan di Kantor BKD hari ini, merupakan agenda dengar pendapat, karena pihaknya juga belum tahu secara pasti, apa permasalahannya, sehingga terjadi pemutusan kontrak kerja ratusan orang tersebut.

Dan dari hasil dengar pendapat hari ini akan kita bahas juga nantinya bersama Bupati. Guna menyatukan solusi dengan berbagai pertimbangan yang insya Allah membuahkan hasil positif, kata Kurniawan.

Sebelumnya, berdasarkan informasi yang beredar dan diterima dari salah seorang tenaga PTT, korban diputuskan kontrak kerjanya menyebutkan, “Kami disuruh hadir hari ini bang tepatnya, Rabu (09/06/2021), pukul 10.00 WIB, ke kantor BKD oleh Pak Armia, saudara kandung Pak Bupati dan Pak Sapar, Plt. Kadis Perkim Kabupaten Lingga yang masih satu kampung dengan Pak Bupati, katanya mereka berdua yang akan menyelesaikannya,”terang narasumber berinisial OK.

Mirisnya, sebelum berita ini disiarkan, dari hasil investigasi langsung di lokasi salah satu wartawan yang tergabung di DPC AJOI  Lingga mengatakan, “Cuma sayangnya apa yang dijanjikan Sapar dan Armia untuk hadir di Kantor BKD hari ini hanya palsu belaka. Ternyata dia orang berdua semalam (Selasa 08/06) sudah kabur berangkat ke Tanjungpinang Provinsi Kepri, “ucapnya.

Hingga berita ini diunggah, Ketua DPRD Lingga, Ahmad Nashirudin, Plt. Kadis Perkim Kabupaten Lingga, Saparudin, dan Armia dari keluarga Bupati Lingga belum bisa dikonfirmasi.

 

(R/ DL)