Kholiat Tipu Warga, LSM KCBI Karo Dampingi Korban

0
210
Loading...

Buktipers.com – Tanah Karo (Sumut),

Kholiat diduga melakukan penipuan kepada seorang masyrakat pemilik sebidang tanah milik R Boru Tarigan yang terletak di jalan Barus Jahe Desa Sukanalu Kecamatan Barusjahe Kabupataen Karo dengan ukuran lebih kurang 7500 M² sesuai dengan ukuran yang tertera pada Surat Keterangan Hak Milik nomor 593.2/51/SKBHM/2000, Tertanggal 30 November 2000.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua LSM KCBI (Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia) Rudi Surbakti di Tanah Karo, Sumatera Utara melalui Wathsapnya kepada Media ini, Kamis (09/08/2018).

Dalam penuturannya bahwa pada tahun 2016 yang lalu pemilik tanah R Boru Tarigan pihak pertama menjual kepada Kholiat pihak kedua dengan ukuran 5000 m² yang dituangkan dalam surat perjanjian didepan notaris dengan kesepakatan harga Rp. 800 juta dan pada saat perjanjian sudah diterima pihak pertama sebagai uang muka Rp. 50 juta sehingga sisa yang harus dibayar pihak kedua kepada pihak pertama Rp. 750 juta, dengan catatan akan dibayar secara bertahap pada tanggal 7-12-2016 Rp. 200 juta, pada tanggal 7-6-2017 Rp. 200 juta, pada tanggal 7-12-2017 Rp. 200 juta sedangkan sisanya Rp 150 juta paling lambat 07-06-2018.

Baca Juga!  Proyek Peningkatan Jalan Di Dolok Pardamean Disoal Warga

Alhasil pada kenyataannya sampai berita ini diturunkan niat baik dari pihak kedua tidak ada untuk melunasi apa yang menjadi kewajibannya dalam perjanjian yang dibuat didepan notaris tersebut.

“Pihak pertama ibu R Boru Tarigan mengakui uang yang diterima dari pihak kedua masih Rp. 200 juta dan sudah jatuh tempo pada bulan Juli kemarin,” jelasnya.

R Boru Tarigan Merasa sudah dibohongi oleh Kholiat sebagai pihak kedua yg membeli tanahnya sehingga mendatangi kantor LSM KCBI Kabupaten Karo untuk minta pendampingan.

Darwin Sjam Manda, SH selaku notaris yang membuat kesepakatan dalam ikatan jual beli antara R Boru Tarigan Pemilik tanah dan Kholiat Pembeli Tanah terkait menunggaknya pembayaran dari yang sudah disepakati, Darwin mengatakan, “Pihaknya tak memihak siapapun diantara kedua belah pihak terhadap kasus teraebut. Karena tidak bisa dimediasi maka silahkan lanjutkan ke pengaduan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ucap Darwin.

Baca Juga!  Satpol PP Pelalawan Evakuasi Buruh Bangunan Yang Terjepit Reruntuhan Batu Cor.

Sementara Tim LSM KCBI mendapati lahan tersebut sudah dijual dalam bentuk persilan oleh Kholiat, tak luput juga bangunan permanen yang sudah berdiri 80 persen.

Menurut Ketua LSM KCBI Kabupaten Karo Rudi Surbakti mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Kholiat pihak kedua ini sudah merupakan wanprestasi, “Untuk itu kita akan terus mendampingi Kasus ini dimana saja jika perlu akan menurunkan Tim LBH LSM KCBI,” tutur Rudi Surbakti mengakhiri. (Aro.Ndraha/Red)

Loading...