Beranda Nasional Kisah Anak Petani dari Sumbar Jadi Lulusan Terbaik Akademi Kepolisian

Kisah Anak Petani dari Sumbar Jadi Lulusan Terbaik Akademi Kepolisian

57
0
Lulusan terbaik Akademi Kepolisian, Muhammad Idris. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom

Buktipers.com – Semarang

Sebanyak 306 Taruna Akademi Kepolisian hari ini menjalani Wisuda Terapan Kepolisian. Lulusan terbaik dipegang oleh seorang anak petani, Muhammad Idris dan mendapat perhatian dari Kapolri, Jenderal Tito Karnavian.

Acara Wisuda Sarjana Terapan Kepolisian Taruna Akpol Angkatan ke-50 Batalyon Wicaksana Adhimanggala digelar di Gedung Graha Cendikia Akademi Kepolisian, Semarang.

Idris memperoleh IPK 3,54 dan mendapatkan dua penghargaan sekaligus yaitu Adi Makayasa sebagai lulusan terbaik dan juga penghargaan Ati Tanggon.

Warga Solok Selatan, Sumatera Barat itu juga terharu karena ayahnya, Dasrial hadir di antara tamu undangan. Padahal setahu dia ayahnya tidak bisa hadir karena harus ke sawah dan tidak ada biaya untuk berangkat ke Semarang.

Baca Juga!  Kunjungan Kerja Polda Kepri ke Kabupaten Lingga Mendapat Sambutan Hangat Personil TNI-POLRI.

“Terimakasih Bapak Kapolda Sumatera Barat, Bapak Waka Polda, dan Bapak Kapolres Solok Selatan. Terimakasih sudah membawa kakak dan ayah saya ke sini. Saya tahunya beliau tidak bisa datang karena ke sawah dan kendala biaya,” ujar Idris dengan nada haru usai wisuda, Jumat (5/7/2019).

Putra kedua dari dua bersaudara pasangan Dasrial dan Almarhumah Elfamairi itu memang sejak kecil bercita-cita ingin menjadi polisi. Ia berusaha belajar agar bisa masuk Akpol dan yakin akan bisa mencapai mimpinya meski dia dari keluarga kurang mampu.

“Saya bersyukur anugerah yang diberikan. Untuk adik-adik yang akan daftar polisi ingatlah, bayar membayar tidak ada. Kalau ada bayar membayar, suruh bayar dengan apa?” tandas pemuda kelahiran 8 Juli 1996 itu.

Baca Juga!  Sebelum Dibekuk, Caleg Gerindra yang Nyabu Sudah Diincar Polisi

Dalam kesempatan yang sama, Dasrial menyampaikan rasa bangga dan haru atas prestasi putranya. Dasrial bercerita bercerita bahwa Idris sejak kecil pandai dan selalu juara kelas. Sedangkan dia mengaku selalu mengajarkan kedisiplinan dan kemandirian pada anak-anaknya.

“Di sekolah dia dapat juara satu terus. Harapannya ya semoga dia jadi anak yang sukses,” kata Dasrial.

Dalam upacara wisuda, Idris mendapat perhatian dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Dalam akhir pidatonya, Tito memberikan selamat dan mengaku salut kepada Idris.

“Saya salut karena dari keluarga petani dan (ibu) sudah almarhum, ya. Saya juga bukan dari keluarga berada,” kata Tito.

Kapolri kemudian menceritakan kisah hidupnya yang berusaha menuntut ilmu hingga memperoleh gelar Phd. Ia meminta para Taruna Akpol agar tidak berhenti untuk menuntut ilmu.

Baca Juga!  Seorang Pria Pilih Gantung Diri di Depan Kos Mantan Pacar

“Adik-adik jangan berhenti sampai sarjana terapan saja, gali ilmu selagi mampu,” tegasnya.

 

Sumber : detik.com

Loading...