Kisah Letkol Julisar Hutasoit: Lulus Seskoad setelah 15 Tahun, Naik Pangkat Jelang Pensiun

0
5
Letkol Cba Julisar Hutasoit dan istri. (Foto: Dispenad).
Dijual Rumah

Jakarta, buktipers.com – Kenaikan pangkat merupakan impian yang selalu dinantikan semua prajurit TNI. Hal ini pula yang dirasakan Letkol CBA Junisar Hutasoit, perwira siswa (pasis) tertua yang menjalani Dikreg LX Seskoad Tahun 2021.

Bagi dirinya, usia sama sekali bukan halangan maupun batasan untuk bisa mewujudkan cita-cita dan mimpi. Meski akan menginjak masa pensiun setahun lagi, dia tetap berupaya menggapai mimpi lulus pendidikan dan naik pangkat menjadi kolonel.

Perjuangan Junisar pun tak main-main. Dia sudah sejak 15 tahun lalu mencoba untuk masuk Seskoad, namun gagal tapi tak pernah menyerah.

“Kami sudah beberapa kali ujian ya, tes masuk pendidikan Seskoad ini kurang lebih 15 tahun lalu, namun mungkin kurang beruntung kami walaupun sudah persiapan,” tuturnya dalam video yang diunggah TNI AD di akun resmi Youtube pada 2021 dikutip iNews, Jumat (11/3/2022).

Beberapa kali mencoba dan gagal, tak urung rasa putus asa pernah menghinggapi. Saking merasa tak ada harapan, Julisar sampai membakar semua buku-bukunya.

“Kami sepertinya tidak ada harapan lagi. Kami wujudkan waktu itu dengan membakar semua buku-buku kami karena berpikir tidak ada harapan lagi. Baru kali ini, mimpi, angan-angan kami bisa terwujud, itu karena pertolongan Bapak KSAD,” ujarnya.

Kebahagiaan pun tampak menyelimuti Letkol Cba Julisar Hutasoit. Impian dapat menyelesaikan pendidikan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) terbayar lunas.

Julisar merupakan Perwira Siswa (pasis) tertua yang menjalani Dikreg LX Seskoad Tahun 2021 ini. Penutupan Dikreg dipimpin KSAD yang ketika itu masih dijabat Jenderal TNI Andika Perkasa dan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny Hetty Andika Perkasa.

KSAD secara khusus memanggil Julisar ke depan. Dia pun menanyakan apa motivasi untuk mengikuti pendidikan ini, meski sebentar lagi purnatugas pada tahun depan.

KSAD dalam sambutannya menegaskan, TNI AD memberikan kesempatan kepada semua perwira untuk mengikuti pendidikan, termasuk kepada mereka yang dinilai pantas untuk masuk.

Untuk itu, kata KSAD, kesempatan yang diberikan kepada Perwira Siswa dalam menjalani Pendidikan di Seskoad harus dibarengi dengan tanggung jawab yang lebih dari sebelumnya.

“Angkatan Darat sudah berusaha mengakomodasi, memberikan kesempatan kepada mereka yang tadinya tidak pernah bermimpi seperti Letkol Julisar tadi dan banyak lagi. Tetapi kami juga menuntut mereka-mereka yang diberi kesempatan untuk menunjukkan bahwa dia memang pantas diberi kesempatan,” tutur mantan Danpaspampres tersebut.

Menurut Andika, tidak ada yang tak mungkin selama ada tekad dan kemaun.

“Selama ada kemauan, bisa. Keluarga itu modal yang paling besar. Saya terharu tadi melihat para istri mengalungkan ke suaminya. Jangan sampai pada saat Seskoad yang mengalungkan istrinya ini, yang dari dahulu mendampingi, hanya untuk begitu naik lebih tinggi, lupa dia,” ucap abituren Akademi Militer 1987 ini.

Senada, Hetty Andika Perkasa berpesan agar para istri prajurit selalu mengutamakan keluarga. Menurut dia, tidak apa-apa mengikuti organisasi, namun jangan menjadikan hal tersebut sebagai prioritas, tetap keluarga yang diutamakan.

“Organisasi kalau diikuti pasti sibuk sekali, tetapi kalau kita tidak hadir di organisasi, masih ada ibu-ibu lain yang menggantikan kita. Jangan sampai ada pengganti kita di rumah. Jadikan diri kita hadiah terindah untuk keluarga kita,” kata Hetty.

 

Sumber : iNews.id