Kodim 1206/Psb Kedatangan Tim Sergab Mabesad

0
194
Tim Sergap Mabesad, berkesempatan melaksanakan panen padi, di Demplot Kodim 1206/Psb serta tatap muka dengan para kelompok tani Desa Sibau Hulu.
Dijual Rumah

Buktipers.com – Kapuas Hulu (Kalbar)

Dalam rangka mendukung pemerintah dalam pencapaian swasembada pangan, menuju kedaulatan pangan nasional, Tim Serapan Gabah (Sergab) dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) yang dipimpin Kolonel Czi Dr. Rachmat SW, S.I.P., M.M., M.Tr.(Han) melakukan kunjungan ke wilayah Kodim 1206/Psb, Selasa (12/3/2019).

Mengawali kunjungannya, Tim Sergap Mabesad, melaksanakan rapat koordinasi yang diikuti Dandim 1206/Psb, Letkol Inf Basyarudi, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kapuas, diwakili Kepala Bidang Pertahanan Pangan, Joko Sutoyo, dan Kepala Kantor Seksi Logistik Bulog Putussibau, Sabrani.

Kegiatan diadakan di Aula Makodim 1206/Psb, yang dilanjutkan dengan meninjau gudang Bulog Putussibau, di Jalan S. Parman No.8, Putussibau Kota, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu.

Hal ini dilakukan guna meninjau dan mengecek serapan gabah petani yang dilakukan oleh Bulog Kapuas Hulu.

Usai meninjau gudang Bulog, Tim Sergap Mabesad, berkesempatan melaksanakan panen padi, di Demplot Kodim 1206/Psb serta tatap muka dengan para kelompok tani Desa Sibau Hulu.

Dalam acara tatap muka juga digelar acara diskusi, dan para petani menyampaikan permasalahan dalam bertani.

, Tim Sergap Mabesad, berkesempatan melaksanakan panen padi, di Demplot Kodim 1206/Psb serta tatap muka dengan para kelompok tani Desa Sibau Hulu.

Ketua Tim Sergab, Kolonel Czi Dr. Rachmat SW saat memberikan sambutan, menyampaikan, mereka hadir di Kapuas Hulu ingin melihat kendala yang dihadapi petani, sekaligus memberikan semangat bagi petani.

”TNI hadir dalam program Sergab untuk menumbuhkan kembali semangat petani dalam membantu pemerintah untuk memenuhi ketahanan pangan,”ujarnya.

Menurut Rachmat, kondisi daerah Kapuas Hulu memang berbeda dalam pengembangan pengolahan sawah. Serta perlu perhatian khusus, mulai pola pengolahan tanah, pengairan sawah hingga pola pertanian yang diterapkan oleh petani.

Lanjutnya, Kapuas Hulu memang cukup berat untuk mencapai target dalam program Sergap, apalagi data yang mereka peroleh, Kapuas Hulu masih belum bisa swasembada pangan.

”Saya yakin, petani di Kapuas Hulu mampu meningkatkan produksi pertanian untuk membantu ketahanan pangan untuk Kapuas Hulu sendiri,”tuturnya.

Ditambahkannya, untuk saat ini perhatian dari pemerintah untuk sektor pertanian di Kapuas Hulu sangatlah banyak, seperti alat – alat pertanian. Terbentur lagi dari kondisi daerah berbeda-beda dengan daerah satu dengan yang lain, katanya.

(Bayu)