Komisi IX Minta RI Belajar dari Ledakan Kasus Corona di India

0
1
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris (Karin/detikcom)
Dijual Rumah

Jakarta, buktipers.com – India mencetak rekor tertinggi dengan mencatatkan lebih dari 200 ribu kasus virus Corona (COVID-19) dalam sehari. Komisi IX DPR meminta RI belajar dari ledakan kasus Corona di India.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menyebut vaksinasi tidak ada artinya tanpa penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Dari kasus di India, kita hendaknya belajar bahwa vaksinasi penting sebagai intervensi untuk menciptakan herd immunity (kekebalan kawanan). Namun, tanpa dibarengi penerapan protokol kesehatan, masyarakat belum bisa sepenuhnya terlindungi dari penularan COVID-19,” kata Charles dalam keterangannya, Jumat (16/4/2021).

Protokol kesehatan, sebut Charles, menjadi senjata paling ampuh untuk memutus mata rantai penyebaran Corona. Lonjakan kasus di India perlu menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia.

“Lonjakan kasus di India, misalnya, harus menjadi pelajaran buat kita di Indonesia bahwa di negara dengan laju vaksinasi yang cepat sekalipun, kasus baru COVID-19 bisa meledak ketika protokol kesehatan diabaikan,” jelas Charles.

Charles menuturkan otoritas India sudah menyuntikkan 100 juta dosis vaksin COVID-19 ke warganya. Meski laju vaksinasi sangat tinggi, masih terdapat pertemuan-pertemuan massal tanpa protokol kesehatan yang menyebabkan kasus Corona memuncak.

“Pemerintah, baik pusat maupun daerah, juga harus semakin tegas dalam menegakkan aturan terkait penerapan protokol kesehatan. Sebagaimana vaksinasi tidak bisa menjadi alasan masyarakat mengendurkan prokes, penegakan aturan prokes juga tidak boleh kendur lantaran vaksinasi sudah berjalan,” jelasnya.

 

Sumber : detik.com