Komplotan Pembobol ATM Digulung, Beraksi di Lebih 10 Kota di Jatim

0
174
Foto: Adhar Muttaqin
Dijual Rumah

Buktipers.com – Trenggalek

Empat pelaku pembobolan ATM Bank Jatim di wilayah Jawa Timur diamankan Polres Trenggalek. Mereka beraksi di lebih 10 kota di Jatim. Di antaranya, Malang, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Kediri, Ponorogo, Madiun, Sidoarjo dan Lumajang.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo Saputra, mengatakan dari proses pemeriksaan sementara para pelaku mengakui telah beraksi di belasan kabupaten/kota di Jawa Timur dengan sasaran puluhan mesin ATM Bank Jatim.

“Daerah yang menjadi sasaran aksi pelaku di antaranya, Malang, Blitar kota, Blitar kabupaten, Tulungagung, Trenggalek, Kediri, Ponorogo, Madiun, Sidoarjo dan Lumajang. Dalam satu kota ada lebih dari satu ATM,” kata kapolres kepada wartawan di kantornya, Rabu (6/2/2019).

Khusus di wilayah Trenggalek, pelaku beraksi membobol tiga ATM. Yakni, Kantor Kas Bank Jatim Durenan, ATM Alun-alun/Setda Trenggalek, serta ATM Bank Jatim Pule. Namun dari ketiga ATM tersebut hanya di Alun-Alun Trenggalek dan Pule yang berhasil.

“Jadi di setiap ATM yang didatangi itu belum tentu berhasil. Kalau tidak berhasil mereka berpindah ke ATM yang lain. Dari pemeriksaan sementara seluruh ATM yang diincar adalah milik Bank Jatim,” ujarnya.

Dari aksinya di wilayah Trenggalek, empat pelaku berhasil mendapat keuntungan Rp 11 Juta. Sedangkan di daerah lain diperkirakan mencapai puluhan juta.

Keempat pelaku memiliki peran sendiri-sendiri. Rudi Hermawan (37) warga Dusun Nongkosewu, Desa Karangnongko, Kecamatan Poncokusumo, Malang sebagai eksekutor. Syahril Azmi (30) warga Desa Payung Kecamatan Kota Agungbarat, Tanggamus Lampung sebagai eksekutor. Agus Setiawan (25) warga Desa Pasarmadang Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus, Lampung, sebagai pengawas dan Andika Stevan (27) Desa Padasuka Kecamatan Cimahitengah, Cimahi sebagai pengawas.

Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti obeng, alat pencukit, tang, kartu ATM, mobil untuk operasional, uang tunai Rp 3,25 juta. Pelaku ditangkap di wilayah Boyolali, 19 jam dari aksi yang terakhir dilakukan.

Kapolres menambahkan, pelaku membobol ATM dengan mematikan aliran listrik pada saat proses penarikan dan mencongkel uang yang hendak keluar dari mesin sebelum terdebet oleh sistem.

“Saya tidak bilang sistemnya ATM Bank Jatim lemah, biar pihak bank sendiri yang menilai,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, kini keempat pelaku diamankan di Polres Trenggalek dan dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Sumber : detik.com