Kondisi Jembatan Nagur Memprihatinkan, Masyarakat Tanjung Beringin Minta Pemerintah Lakukan Perbaikan

0
46
Tampak pagar jembatan Nagur patah dan diikat menggunakan bambu.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com –  Kondisi jembatan di atas Sungai Bedagai yang terletak di antara Dusun IX Desa Pekan dan Dusun I Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, tampak memprihatinkan.

Jembatan tersebut pada umumnya disebut orang dengan nama Jembatan Nagur.

Jembatan Nagur ini termasuk jembatan tertinggi dan terpanjang yang ada di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), yang hampir setiap harinya dilalui oleh ribuan pengendara sepeda motor dan juga dilalui mobil dan truk – truk pengangkut barang berukuran besar dan kecil.

Jembatan Nagur ini juga adalah merupakan akses utama penghubung menuju Desa Mangga Dua, Desa Sukajadi, Desa Pematang Kuala dan Desa Bagan Kuala. Bahkan, jembatan Nagur ini juga bisa menuju Kecamatan Teluk Mengkudu dan Kecamatan Pantai Cermin.

Pantauan wartawan di lokasi, tampak pagar dinding jembatan sisi kiri dan kanan sudah patah patah.

Dan oleh warga setempat, pagar jembatan yang patah diikat menggunakan bambu. Sehingga sangat membahayakan bagi pengendara yang melintas dan dapat sesekali mengalami kecelakaan dan terjun bebas ke sungai.

Sementara, aspal jembatannyapun terlihat kupak kapik dan tampak menonjol besi cor yang telah timbul dan tajam akibat aspal yang sudah terkupas, sehingga dapat mengancam keselamatan warga pengguna jalan.

Selain itu, tidak jarang warga dan pengendara tergelincir dan jatuh jika ingin berselisih pada tanjakan, yang dimana pada sisi kiri dan kanan tanjakan jembatan itu dari awal tidak ada terpasang pagar pengaman.

Ismail (63), salah satu warga Dusun IX Desa Pekan Tanjung Beringin yang tinggal dekat dengan jembatan tersebut kepada wartawan, Jumat (27/5/2022) mengatakan, di jembatan ini rawan terjadi kecelakaan, lantaran pengendara yang datang dari arah Desa Nagur, sesampainya di turunan jembatan sering berpapasan dengan pengendara sepeda motor yang sedang naik dari Gang Butet membuat kecelakaan tak terelakkan.

“Begitu juga sebaliknya, pengendara yang dari arah Desa Pekan menuju Desa Nagur sering terjadi kecelakaan di turunan jembatan karena sering berpapasan dengan pengendara yang dari Gang Kampung Baru Dusun 1 Desa Nagur,” ucap Mail.

Masih kata Mail, lancarnya lalulintas di jembatan Nagur ini, salahsatunya adalah peran dari jasa pengatur jalan, yang sering peduli kepada pengguna jalan dengan mengatur kendaraan mobil juga truk yang ingin menaiki jembatan dengan memberi arahan.

Menurut informasi, jembatan Nagur ini pernah direnovasi sekitar tahun 2002, yang saat itu Kabupaten Serdang Bedagai masih wilayah Kabupaten Deli Serdang.

Oleh karena itu, masyarakat Tanjung Beringin sangat berharap kepada Pemerintah, melalui dinas terkait agar dapat memperhatikan dan memperbaiki jembatan Nagur ini guna menghindari kecelakaan yang tidak diinginkan dan bisa memakan korban jiwa.

 

(ML.hrp)