KontraS dan Polres Gelar FGD Pemolisian Berbasis HAM, Kapolres Sibolga: Polisi Harus Pikirkan Hak Asasi Seseorang

0
386
KontraS Sumut bersama Polres Sibolga menggelar FGD bertajuk Pemolisian Berbasis HAM, Kamis (11/10/2018).(foto/job)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Sibolga

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumut bersama Polres Sibolga menggelar FGD bertajuk Pemolisian Berbasis HAM, Kamis (11/10/2018).

“Apresiasi bagi Polres Sibolga dan Kapolres yang pro dan aktif hingga kegiatan ini berlangsung,” tukas Koordinator Badan Pekerja KontraS Sumut, M.Amin Multazam Lubis.

Amin mengatakan, pasca reformasi, instansi kepolisian sudah banyak berbenah sedemikian rupa. Kendati masih banyak ditemui berbagai problem konflik seperti tindakan kekerasan dan penyiksaan.

“Karena itu perlu dilakukan forum bersama untuk membahas mengenai HAM ini bersama kepolisian,” katanya.

Amin berharap, forum tersebut nantinya dapat memberikan informasi-informasi penting tentang persoalan-persoalan yang dihadapi kepolisian dalam menegakkan pemolisian berbasis HAM.

Kapolres Sibolga AKBP, Edwin Hatorangan Hariandja mengemukakan, pihaknya berkomitmen agar proses pemolisian berbasis HAM dapat berjalan sesuai Standard Operasional Prosedur (SOP) yang ada.

Ia berjanji akan mendorong kegiatan-kegiatan serupa, untuk dapat lebih sering dilakukan demi memperbaiki kinerja kepolisiaan.

“Keanggotaan juga harus memahami SOP, apalagi dalam melakukan tindak penahanan yang katanya masih dugaan.  Di samping itu, polisi juga harus memikirkan hak asasi seseorang,” tegas Kapolres.

Ia juga menegaskan, agar jajarannya dalam menangani sebuah kasus mengedepankan cara-cara yang humanis.

“Semuanya bertahap mulai dari sosialisasi, teguran hingga operasi penindakan yang keras,” katanya.

FGD yang juga diikuti sejumlah pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Sibolga Tapteng tersebut berlangsung terbuka dan kritis. (Job Purba)

 

Editor : Maris