Korban Penganiayaan Oknum Polisi di Sergai Adalah “ODGJ”

0
23
Foto kuasa hukum korban saat memberikan keterangan.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Korban penganiayaan, Anggun Lesmana (27), warga Dusun VIII Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah hingga mengalami memar dan luka robek oleh oknum Polisi yang bertugas dijajaran Polres Serdang Bedagai (Sergai) berinisial TPP, ternyata orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Demikian disampaikan penasehat hukum korban, Fauzi Iskandar Nasution SH, didampingi Febriansyah Mirza SH, Fadli Wanda SH dan Nurdin SH, dari kantor hukum F3 Medan, Rabu (28/7/2021) sore, kepada Wartawan, di kafe dan resto Ar-Hafiz, di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah.

Kenapa pihak F3 menerima kuasa dari adiknya Agustiansyah, lanjut Febriansyah Mirza, karena mereka melihat potensi, bahwa korban Anggun mengalami gangguan mental atau ODGJ dan begitu juga dari pengakuan pihak keluarga dan warga setempat.

Diakui Fauzi Iskandar, bahwa Agung Lesmana selaku korban, sejak satu tahun lalu mengalami gangguan jiwa sehingga  kesehariannya seperti orang lingkung sejak ayahnya meninggal dunia.

“Untuk memastikan hal tersebut, kami bersama korban dan adik korban membawa berobat ke rumah sakit jiwa (RSJ) Prof. Dr. Muhammad Ildrem di Medan,” terang Febriansyah Mirza.

Ditambahkan Fauzi Iskandar Nasution, berdasarkan surat keterangan dokter nomor: YM.01.06.7.1877 yang ditanda tangani Dr.Nina Masdiani, SP.KJ (dokter ahli jiwa) tertanggal 27 Juli 2021 menerangkan, bahwa Anggun Lesmana nomor registrasi RS:045307 yang berobat ke poli jiwa RSJ Prof.Dr.Muhammad Ildrem dan kepada nama tersebut diatas (Anggun Lesmana) masih dianjurkan untuk kontrol berobat secara teratur.

Foto kondisi korban penganiayaan oknum Polisi.

“Kami meminta pihak Polres Sergai agar kasus penganiayaan yang dilakukan oknum Polisi ini agar segera ditindak lanjuti demi kepastian hukum,” harap Fauzi Iskandar.

Kasus penganiayaan tersebut, kata  Febriansyah Mirza, pihaknya selaku Penasehat Hukum keluarga dan korban telah melaporkan kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oknum Polisi tersebut ke Polsek Firdaus, 15 Juli kemarin, dengan nomor:STPL/120/VII/2021/SPKT/Polres Sergai/Polda Sumut ditanda tangani Kepala SPK “A” Aiptu.J Sirait.

Sebelumnya, peristiwa penganiayaan yang dialami Anggun, imbuh Febriansyah Mirza, terjadi 25 Mei 2021 sekitar pukul 23:00 WIB, saat itu Anggun berada di perkarangan salah satu rumah warga, di komplek perumahan Graha Sergai Indah Dusun II, Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah yang merupakan milik oknum Polisi TPP.

Menurut pihak keluarga, lanjut Febriansyah Mirza, saat itu Anggun diamankan Security (Penjaga malam) perumahan Sulisman (35), warga Desa Firdaus. Kemudian penjaga malam  tersebut menangkap Anggun Lesmana dan dibawa ke pos penjagaan .

Setelah pemilik rumah yang merupakan oknum Polisi TPP datang, menuduh  Anggun akan mencuri di rumahnya, dan selanjutnya menganiaya diduga menggunakan broti kayu sehingga korban mengalami luka lebam dipunggung, luka robek dibagian kepala dan kaki serta luka lebam ditangan.

Ditambahkan Fauzi Iskandar Nasution lagi, pihak keluarga tahu setelah Kepala Dusun VIII Hendra menghubungi adik korban Agustiansyah.

Kemudian paginya, pada tanggal 27 Mei, datang ke Polsek Firdaus, disitulah Agustiansyah melihat abangnya lemas dengan kondisi luka memar dipunggung, tangan serta luka robek di kepala dan kaki.

“Atas kejadian tersebut pihak keluarga merasa keberatan dengan penganiayaan Agus Lesmana, terlebih penganiayaan diduga dilakukan oknum Polisi pula, karena selama ini Agung mengalami  gangguan jiwa yang kesehariannya seperti orang linglung sehingga kecil kemungkinan Anggun akan melakukan aksi pencurian,” terang Fauzi Iskandar.

Kasat Reskrim Polres Sergai, AKP Deny Kurniawan melalui Kasubbag Humas, AKP Sopian saat dikonfirmasi Wartawan via WhatsApp, pada Rabu sore, terkait perkembangan pengaduan kasus penganiayaan warga dengan pelaku diduga oknum Polisi yang bertugas dijajaran Polres Sergai berpangkat IPDA tersebut mengatakan, proses pengaduan tersebut sedang berjalan dan masih tahap penyelidikan.

 

(ML.hrp)